Loading
Penyerang Crystal Palace Jorgen Strand Larsen merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Tottenham pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Kamis (5/3/2026) waktu setempat. (premierleague.com)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Laga seru tersaji dalam lanjutan Premier League ketika Tottenham Hotspur harus mengakui keunggulan Crystal Palace dengan skor 1-3 di Tottenham Hotspur Stadium, London, Jumat (6/3/2026) dini hari WIB.
Meski sempat unggul lebih dulu, Spurs akhirnya tak mampu menahan kebangkitan tim tamu, terlebih setelah harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama.
Crystal Palace memastikan kemenangan lewat dua gol Ismaila Sarr serta satu gol Jørgen Strand Larsen. Sementara itu, satu-satunya gol Tottenham dicetak Dominic Solanke.
Hasil ini membawa Palace naik ke posisi ke-13 klasemen sementara dengan 38 poin dari 29 pertandingan. Sebaliknya, Tottenham masih tertahan di peringkat ke-16 dengan 29 poin, hanya terpaut satu angka dari zona degradasi.
Sejak awal laga, Palace tampil agresif. Peluang pertama datang dari tembakan Adam Wharton, namun masih mampu diamankan kiper Spurs Guglielmo Vicario.
Baca juga:
NewNewcastle Jinakkan Manchester City 2-1, Harvey Barnes Borong Dua Gol Penentu KemenanganTim tamu sebenarnya sempat mencetak gol lewat sepakan Sarr. Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan Video Assistant Referee menyatakan posisi penyerang Palace berada dalam situasi offside.
Tottenham kemudian membuka keunggulan pada menit ke-34. Umpan Archie Gray berhasil dimaksimalkan Solanke menjadi gol, membuat tuan rumah memimpin 1-0.
Momentum pertandingan berubah drastis pada menit ke-38. Bek tengah Tottenham Micky van de Ven diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran di kotak penalti.
Keputusan tersebut memberi hadiah penalti bagi Crystal Palace. Sarr yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-40.
Pelatih Palace Oliver Glasner menilai timnya mampu memanfaatkan momentum setelah unggul jumlah pemain.
“Setelah kartu merah itu, kami mencoba meningkatkan tempo permainan. Para pemain menunjukkan mental yang kuat untuk membalikkan keadaan,” ujar Glasner.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Palace menjelang turun minum. Pada menit 45+1, umpan Wharton berhasil disambut Strand Larsen yang membawa tim tamu berbalik unggul 2-1.
Tak berhenti sampai di situ, Palace kembali mencetak gol pada masa injury time babak pertama. Kali ini Sarr mencetak gol keduanya setelah menerima umpan Wharton pada menit 45+7, sekaligus mengubah skor menjadi 3-1.
Memasuki babak kedua, Tottenham berusaha mengejar ketertinggalan meski bermain dengan 10 pemain. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada tambahan gol yang tercipta.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Crystal Palace untuk memperbaiki posisi mereka di papan tengah klasemen Premier League.