Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026, Tumbang Akibat Sakit Pencernaan di Tengah Laga


 Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026, Tumbang Akibat Sakit Pencernaan di Tengah Laga Iga Swiatek mundur dari Madrid Open 2026 akibat sakit pencernaan saat melawan Ann Li. (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kejutan terjadi di ajang Madrid Open 2026. Unggulan keempat dunia, Iga Swiatek, harus mengakhiri langkahnya lebih cepat setelah mundur akibat gangguan kesehatan saat menghadapi Ann Li di babak ketiga.

Bertanding di Park Manzanares, Madrid, Sabtu (25/4/2026) waktu setempat, laga sebenarnya berlangsung sengit sejak awal. Swiatek sempat berjuang keras, namun kondisi tubuhnya tidak mendukung hingga akhirnya ia tak mampu melanjutkan pertandingan.

Swiatek mundur saat set ketiga baru berjalan. Dalam posisi tertinggal 0-2, ia sempat meminta medical timeout sebelum mencoba kembali bermain. Namun, beberapa poin kemudian, ia benar-benar menyerah dengan skor akhir 6-7(7), 6-2, 0-3.

Kondisi Fisik Jadi Penentu

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Swiatek mengungkapkan bahwa kondisinya sudah menurun sejak beberapa hari terakhir.

“Dua hari terakhir ini sangat buruk. Saya rasa saya terkena virus. Kadang terasa baik, tapi beberapa jam kemudian sangat buruk,” ujar Swiatek.

Ia juga mengaku kehilangan energi dan tidak mampu menjaga stabilitas permainan.

“Saya tidak punya energi sama sekali. Kondisi saya tidak stabil dan secara fisik terasa sangat tidak enak.”

Keputusan mundur ini bukan tanpa pertimbangan. Swiatek sebenarnya mencoba bertahan, mengingat ia pernah bermain dalam kondisi sakit sebelumnya. Namun kali ini, situasinya jauh lebih berat.

Pertandingan Sengit Sebelum Mundur

Laga melawan Ann Li berlangsung ketat sejak set pertama. Li bahkan hampir mengamankan set lebih awal saat unggul 5-4. Namun, Swiatek menunjukkan mental juara dengan memaksa tiebreak.

Setelah kalah di set pertama, Swiatek bangkit di set kedua. Ia tampil dominan dengan memenangi 16 dari 21 poin awal dan menutup set dalam waktu 39 menit.

Namun di set penentuan, situasi berbalik. Li mencetak break cepat dan unggul 2-0. Di momen inilah kondisi Swiatek terlihat semakin menurun—gerakannya melambat, fokus berkurang, dan akhirnya ia meminta perawatan medis.

Setelah kembali ke lapangan, Swiatek tak mampu melanjutkan perlawanan.

Ann Li Ukir Pencapaian Penting

Bagi Ann Li, kemenangan ini menjadi pencapaian besar dalam kariernya. Ini adalah kemenangan keduanya atas pemain Top 10 dunia.

Sebelumnya, Li pernah menumbangkan Anett Kontaveit di Miami Open lebih dari empat tahun lalu.

“Saya tahu ini akan menjadi pertandingan sulit. Saya juga merasa tidak enak untuknya, karena tidak mudah kalah seperti itu,” ujar Li.

Meski begitu, ia tetap bangga dengan perjuangannya di lapangan dikutip Antara.

Kemenangan ini juga mengantarkan Li ke babak 16 besar untuk kedua kalinya di turnamen level WTA 1000, setelah sebelumnya ia mencapainya di Doha 2026. Di babak berikutnya, ia akan menghadapi Leylah Fernandez.

Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa dalam olahraga profesional, kondisi fisik tetap menjadi faktor utama. Bahkan pemain sekelas Swiatek pun tak bisa melawan tubuhnya sendiri.

Madrid Open 2026 pun kehilangan salah satu kandidat juara lebih cepat dari yang diperkirakan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Olahraga Terbaru