Loading
Arsip - Pembalap Idemitsu Honda Team Asia Mario Suryo Aji memacu kecepatan sepeda motornya dalam sesi latihan bebas Moto2 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji masih menghadapi tantangan berat pada awal akhir pekan Moto2 GP Prancis 2026. Tampil di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Jumat (8/5/2026), Mario belum mampu menembus 14 besar sesi practice sehingga harus memulai kualifikasi dari Q1.
Pembalap Honda Team Asia itu menutup sesi practice di posisi ke-25 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 35,405 detik. Catatan tersebut terpaut lebih dari satu detik dari pembalap tercepat, Izan Guevara, yang mencetak waktu 1 menit 34,348 detik.
Hasil ini membuat Mario gagal mengamankan tiket otomatis menuju Q2 dan harus berjuang lebih dulu di sesi kualifikasi pertama.
Sebenarnya, harapan sempat muncul ketika pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu berhasil memperbaiki catatan waktunya pada menit-menit akhir practice. Namun situasi berubah setelah Mario mengalami insiden kecelakaan tak lama setelah mencatatkan lap terbaiknya.
Dengan waktu tersisa kurang dari lima menit, Mario tidak dapat kembali ke lintasan dan terpaksa mengakhiri sesi lebih cepat.
Kesulitan Mario sudah terlihat sejak sesi latihan bebas pertama atau FP1. Pada sesi tersebut, pembalap berusia 22 tahun itu hanya mampu berada di posisi ke-27 dengan waktu terbaik 1 menit 36,445 detik.
GP Prancis sebenarnya diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi Mario setelah menjalani awal musim yang tidak mudah. Dari empat seri pertama Moto2 2026, ia tercatat tiga kali gagal finis, termasuk pada balapan terakhir di Jerez.
Sementara itu, Izan Guevara tampil impresif dengan menjadi yang tercepat pada sesi practice. Ia unggul tipis atas Celestino Vietti yang terus menunjukkan performa kompetitif sejak FP1.
Posisi tiga besar dilengkapi oleh Barry Baltus, disusul Ivan Ortola dan Alonso Lopez.
Kini, Mario Aji dihadapkan pada tantangan untuk tampil lebih konsisten di sesi Q1 demi membuka peluang memperbaiki posisi start pada balapan Moto2 GP Prancis 2026.