Loading
Petenis Aryna Sabalenka merayakan kemenangan atas Naomi Osaka dalam pertandingan putaran keempat French Open 2026 di Kompleks Roland Garros, Paris, Prancis, Senin (1/6/2026) waktu setempat. ANTARA/AFP/Julien de Rosa.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, kembali menunjukkan dominasinya dengan menyingkirkan Naomi Osaka pada babak keempat French Open 2026. Kemenangan dua set langsung 7-5, 6-3 di Roland Garros, Selasa (2/6/2026) WIB, mengantarkan petenis asal Belarusia itu ke perempat final.
Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan ketiga Sabalenka atas Osaka sepanjang musim 2026 dan memperpanjang catatan impresifnya dengan mencapai 14 perempat final Grand Slam secara beruntun.
Meski sempat tertinggal pada awal pertandingan, Sabalenka mampu bangkit dan mengambil alih kendali permainan. Osaka membuka laga dengan meyakinkan setelah memenangi dua gim pertama, memanfaatkan sejumlah kesalahan sendiri yang dilakukan lawannya.
Baca juga:
Aryna Sabalenka Tantang Jessica Pegula di Semifinal Wuhan Open 2025: Misi Pertahankan GelarNamun, unggulan teratas itu segera menemukan ritmenya. Servis yang kuat dan pukulan agresif dari baseline membuat Sabalenka berhasil membalikkan keadaan dan menutup set pertama dengan kemenangan 7-5.
“Semua pemain yang saya hadapi di turnamen ini mencoba melakukan drop shot. Jelas Naomi adalah salah satu yang paling berbahaya dalam melakukannya,” ujar Sabalenka usai pertandingan.
Dalam laga tersebut, Sabalenka tampil sangat efektif saat melakukan servis. Ia mencatatkan 12 ace dan memenangkan 83 persen poin dari servis pertama, menjadi salah satu performa servis terbaiknya sepanjang tampil di Grand Slam lapangan tanah liat.
Statistik pertandingan juga menunjukkan dominasi Sabalenka dalam permainan menyerang. Ia membukukan 39 winner, hampir dua kali lipat dibandingkan Osaka yang mencatatkan 20 winner.
Keunggulan itu membuat Sabalenka mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhir pertandingan tanpa kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.
Pada babak perempat final, Sabalenka akan menghadapi Diana Shnaider. Petenis unggulan ke-25 tersebut berhasil mencetak sejarah dengan menembus perempat final Grand Slam pertamanya setelah mengalahkan unggulan ke-19 Madison Keys dalam pertandingan tiga set.
Dengan pengalaman tampil di sejumlah final Grand Slam, Sabalenka menjadi salah satu favorit kuat untuk melangkah lebih jauh di Roland Garros tahun ini.
Sabalenka mengaku tidak ingin terlalu memikirkan berbagai kejutan yang terjadi sepanjang turnamen, baik di sektor putra maupun putri. Baginya, fokus utama saat ini adalah memberikan performa terbaik di setiap pertandingan.
“Saya tidak terlalu memikirkan apa yang terjadi di turnamen ini. Saya sudah cukup berpengalaman dan tahu bahwa apa pun bisa terjadi dalam tenis,” kata Sabalenka.
Ia menegaskan bahwa target utamanya adalah merebut gelar French Open pertama dalam kariernya setelah gagal mewujudkannya musim lalu.
“Saya hanya ingin fokus pada diri sendiri, bertanding sebaik mungkin, berjuang di setiap poin, dan melakukan segala yang saya bisa untuk memenangkan trofi ini,” ujar Sabalenka.
Dengan performa yang semakin solid dan kepercayaan diri yang tinggi, Sabalenka kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Roland Garros 2026.