Loading
Para pemain Italia merayakan gol yang dicetak oleh penyerang Francesco Pio Esposito pada pertandingan menghadapi Luksemburg di Stadion de de Luxembourg, Luksemburg, Rabu (3/6/2026) waktu setempat. (x.com/Azzurri_En)
Kemenangan Gli Azzurri ditentukan oleh gol tunggal Francesco Pio Esposito pada awal babak kedua. Hasil ini menjadi modal positif bagi Italia sebelum menghadapi Yunani dalam pertandingan uji coba berikutnya akhir pekan nanti.
Sejak menit-menit awal, Italia langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama hadir melalui Cher Ndour, namun upayanya masih melambung di atas mistar gawang Luksemburg.
Tekanan terus dilancarkan tim tamu. Francesco Pio Esposito sempat mengancam lewat tendangan yang masih melebar di sisi kiri gawang, sebelum Niccolo Pisilli turut mencoba peruntungan dari lini depan.
Dominasi Italia semakin terlihat ketika Luca Koleosho melepaskan tembakan berbahaya yang berhasil digagalkan kiper Luksemburg, Anthony Moris. Meski menguasai jalannya pertandingan, Italia belum mampu memecah kebuntuan hingga turun minum.
Gol yang ditunggu akhirnya tercipta pada menit ke-49. Berawal dari umpan matang Niccolo Pisilli, Esposito menyambut bola dengan sundulan akurat yang tak mampu dijangkau Moris. Gol tersebut sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Italia.
“Umpan dari Pisilli datang dengan sangat baik dan saya hanya berusaha mengarahkannya ke gawang. Yang terpenting adalah tim bisa meraih kemenangan,” kata Esposito usai pertandingan.
Setelah unggul, Italia tetap tampil agresif. Pisilli hampir menggandakan keunggulan, namun tendangannya hanya membentur tiang gawang. Sejumlah peluang lain juga tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tidak berubah.
Meski hanya menang dengan selisih satu gol, Italia menunjukkan dominasi sepanjang pertandingan dengan penguasaan bola dan intensitas serangan yang lebih tinggi dibandingkan tuan rumah.
Sementara itu, Luksemburg berupaya memberikan perlawanan melalui serangan balik, namun kesulitan menembus lini pertahanan Italia yang tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Selanjutnya, Italia dijadwalkan menghadapi Yunani dalam laga persahabatan berikutnya. Adapun Luksemburg akan melanjutkan agenda uji coba dengan menghadapi Albania.