Arsip foto - Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan keterangan kepada wartawan pada sehari menjelang pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Rabu (10/6/2026). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.
JAKARTA, ARAHKITA.COM — Piala Dunia kembali berpotensi mengalami perubahan besar. Setelah untuk pertama kalinya menghadirkan 48 peserta pada edisi 2026, FIFA kini mulai membuka peluang agar Piala Dunia 2030 diikuti oleh 64 tim nasional.
Wacana tersebut disampaikan langsung Presiden FIFA, Gianni Infantino. Menurutnya, semakin banyak negara yang pantas memperoleh kesempatan untuk merasakan atmosfer turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Ia menilai perluasan peserta bukan sekadar soal jumlah, tetapi juga tentang pemerataan perkembangan sepak bola di berbagai belahan dunia.
Infantino mengatakan pembahasan mengenai penambahan peserta akan dilakukan setelah penyelenggaraan Piala Dunia 2026 berakhir.
"Wacana ini akan dipertimbangkan setelah Piala Dunia saat ini berakhir. Saat menyelenggarakan turnamen, penting untuk mempertimbangkan tidak hanya Eropa dan Amerika Selatan, tetapi seluruh dunia," kata Infantino seperti dikutip media Swiss Bluewin, Minggu (12/7/2026).
Menurut Infantino, setiap negara memiliki hak untuk bermimpi tampil di Piala Dunia. Karena itu, FIFA perlu terus mengevaluasi format kompetisi agar semakin banyak negara memperoleh kesempatan bersaing di level tertinggi.
Optimisme tersebut muncul setelah Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 peserta. Perubahan itu menghadirkan lebih banyak grup serta sistem baru yang memungkinkan tim peringkat ketiga terbaik lolos ke babak gugur.
Format 48 Tim Dinilai Sukses
Baca juga:
John Herdman Mengaku Gemetar Jelang Bertemu Prabowo, Targetkan Indonesia ke Piala Dunia 2030Infantino menilai format baru tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan sepak bola dunia. Menurutnya, kualitas pertandingan tetap terjaga, sementara persaingan menjadi semakin merata dilansir Antara.
"Turnamen yang menampilkan 48 tim nasional ini telah terbukti sangat sukses. Semua tim menunjukkan level permainan yang tinggi," ujar Infantino, seperti dikutip Sky Sports.
Ia juga menyoroti meningkatnya daya saing negara-negara dari berbagai konfederasi. Bukan hanya tim-tim tradisional, negara dari kawasan Afrika, Asia, hingga Amerika Utara kini mampu memberikan perlawanan yang lebih kompetitif.
Menurutnya, seluruh benua berhasil mencetak gol dan meraih poin dalam turnamen tersebut. Bahkan, sembilan dari sepuluh wakil Afrika berhasil melangkah ke fase gugur.
"Tim dari setiap benua mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin. Sembilan dari sepuluh tim Afrika mencapai fase gugur. Ini sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya memberi setiap tim kesempatan," tutup Infantino.
Meski masih sebatas wacana, usulan penambahan peserta menjadi 64 tim diperkirakan akan menjadi salah satu agenda penting FIFA dalam mengevaluasi masa depan Piala Dunia. Jika disetujui, perubahan ini akan menjadi ekspansi terbesar dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.