Loading
Ilustrasi teknologi Full Self Driving yang dikembangkan Tesla. (Tesla)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Tesla resmi mulai menggulirkan pembaruan perangkat lunak Full Self-Driving (FSD) Supervised versi 14 kepada para pengguna di Australia. Pembaruan ini membawa sederet peningkatan penting yang membuat sistem bantuan mengemudi semi-otonom milik Tesla semakin cepat, cerdas, dan adaptif dalam menghadapi berbagai kondisi lalu lintas.
Menurut laporan Drive, Jumat (19/6/2026), FSD V14 hadir dengan kemampuan yang lebih baik dalam mendeteksi hambatan di jalan, melakukan perpindahan jalur, menghadapi cuaca buruk, hingga mengambil keputusan saat berada di situasi lalu lintas yang rumit.
Meski demikian, Tesla kembali menegaskan bahwa FSD Supervised belum termasuk sistem mengemudi otonom penuh. Pengemudi tetap diwajibkan memperhatikan kondisi jalan dan harus siap mengambil alih kendali kendaraan kapan saja selama fitur digunakan.
Pembaruan ini didistribusikan secara bertahap melalui sistem over-the-air (OTA) kepada pemilik kendaraan Tesla yang telah membeli paket FSD Supervised dan menggunakan perangkat kamera generasi Hardware 4.
Di Australia, pelanggan dapat mengakses fitur tersebut melalui layanan berlangganan senilai 149 dolar Australia atau sekitar Rp1,8 juta per bulan. Sebelumnya, Tesla juga sempat menawarkan opsi pembelian permanen dengan harga 10.100 dolar Australia atau sekitar Rp126 juta hingga akhir Maret 2026.
Hardware 4 sendiri telah digunakan pada Tesla Model 3 yang diproduksi sejak September 2023 dan Tesla Model Y yang diproduksi mulai Januari 2024. Karena proses peluncurannya dilakukan secara bertahap, tidak semua pengguna yang memenuhi syarat langsung menerima pembaruan pada waktu yang sama.
Hingga kini, Tesla juga belum memastikan kapan pengguna kendaraan yang masih memakai Hardware 3 akan mendapatkan akses ke FSD Supervised, baik versi V13 maupun V14.
Versi yang saat ini mulai tersedia di Australia dan Selandia Baru adalah FSD V14.3.3. Versi tersebut sebelumnya sudah lebih dulu diluncurkan di Amerika Serikat sekitar dua bulan lalu dan menjadi pembaruan terbaru dalam pengembangan teknologi mengemudi cerdas Tesla.
Tesla mengklaim FSD V14 mampu mengambil keputusan lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan generasi sebelumnya berkat peningkatan pelatihan kecerdasan buatan (AI) serta penyempurnaan arsitektur perangkat lunak.
Dalam catatan pembaruan yang dikirim kepada pelanggan, Tesla menyebut sistem terbaru ini memiliki waktu respons 20 persen lebih cepat dibandingkan FSD V13. Selain itu, perangkat lunak juga memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap situasi langka dan kondisi dengan tingkat visibilitas rendah.
Perusahaan turut mengurangi kecenderungan kendaraan untuk berpindah jalur secara tidak perlu. Kemampuan sistem dalam memilih lokasi parkir dan melakukan manuver parkir juga disebut mengalami peningkatan signifikan.
Tak hanya itu, FSD V14 kini lebih responsif terhadap kendaraan darurat, bus sekolah, pengguna jalan yang melanggar hak prioritas, hingga berbagai jenis kendaraan yang jarang ditemui di jalan raya.
Kemampuan pengenalan objek juga semakin luas. Sistem diklaim dapat mendeteksi hewan berukuran kecil, benda tidak biasa yang menjorok ke jalur kendaraan, serta mengelola persimpangan kompleks dengan konfigurasi lampu lalu lintas yang lebih rumit.
Tesla juga meningkatkan performa kamera pemantau pengemudi yang berfungsi memastikan pengguna tetap fokus saat fitur FSD Supervised aktif. Sistem terbaru menawarkan pelacakan arah pandangan mata yang lebih akurat, mampu mengenali pengguna yang memakai kacamata, serta bekerja lebih baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Kemampuan menghadapi cuaca buruk pun menjadi salah satu fokus pengembangan. Tesla mengklaim sistem terbaru dapat bekerja lebih efektif saat visibilitas kamera menurun akibat hujan atau kondisi lingkungan yang kurang ideal.
Perusahaan diketahui telah menguji FSD Supervised V14 di jalan raya Australia selama beberapa bulan terakhir. Bahkan dua pekan lalu, Tesla menyatakan perangkat lunak tersebut sudah memasuki tahap akhir pengembangan lokal sebelum akhirnya mulai dirilis kepada pelanggan.
Menariknya, FSD V14 juga menjadi fondasi penting dalam pengembangan teknologi Full Self-Driving tanpa pengawasan atau unsupervised. Teknologi tersebut saat ini tengah diuji pada armada taksi otonom berbasis Tesla Model Y di sejumlah kota di Amerika Serikat, baik dengan maupun tanpa pengemudi penguji yang berada di balik kemudi.
Peluncuran FSD V14 menjadi langkah terbaru Tesla dalam mempercepat pengembangan kendaraan yang semakin mandiri, sekaligus mendekatkan industri otomotif pada era mobil otonom yang selama ini menjadi visi besar perusahaan.