Meta Luncurkan Pocket, Aplikasi AI untuk Bikin Gim dan Aplikasi Interaktif Cukup Lewat Prompt


  • Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:00
  • | Tekno
 Meta Luncurkan Pocket, Aplikasi AI untuk Bikin Gim dan Aplikasi Interaktif Cukup Lewat Prompt Meta Luncurkan Pocket, Aplikasi AI untuk Bikin Gim dan Aplikasi Interaktif Cukup Lewat Prompt. (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Meta kembali memperluas ekosistem kecerdasan artifisial (AI) dengan meluncurkan Pocket, aplikasi baru yang memungkinkan siapa saja membuat gim sederhana maupun aplikasi interaktif hanya melalui perintah berbentuk teks atau prompt.

Kehadiran Pocket menjadi langkah terbaru Meta dalam menghadirkan teknologi AI yang semakin mudah diakses masyarakat. Pengguna tidak lagi harus memiliki kemampuan pemrograman untuk menciptakan pengalaman digital yang interaktif.

Informasi mengenai Pocket pertama kali mencuat melalui laporan TechCrunch. Aplikasi ini merupakan hasil pengembangan setelah Meta mengakuisisi tim di balik platform vibe-coded gaming Gizmo pada awal 2026.

Sudah Tersedia di App Store dan Google Play

Peluncuran Pocket pertama kali diketahui oleh reverse engineer dan pengamat fitur aplikasi baru, Alessandro Paluzzi. Ia membagikan tangkapan layar halaman Pocket di Google Play melalui akun X miliknya.

Meski baru ramai diperbincangkan, data dari penyedia intelijen aplikasi Appfigures menunjukkan bahwa Pocket sebenarnya sudah tersedia di App Store dan Google Play sejak 29 Juni 2026.

Dalam deskripsinya, Pocket disebut sebagai platform kreatif untuk membuat dan membagikan "gizmo", yakni berbagai pengalaman digital interaktif yang dibuat oleh pengguna.

Selain fitur pembuatan konten, Pocket juga menghadirkan feed yang dapat digulir sehingga pengguna bisa menjelajahi, mencoba, dan memperoleh inspirasi dari berbagai karya komunitas.

Masih Tahap Uji Coba

Meski sudah muncul di toko aplikasi, Meta hingga kini belum mengumumkan peluncuran Pocket secara resmi.

Laporan Engadget menyebutkan bahwa aplikasi tersebut bahkan belum dapat diakses di Amerika Serikat pada beberapa perangkat yang menggunakan akun Google tertentu.

Hal serupa juga terlihat pada halaman bantuan resmi Meta yang menyatakan bahwa Pocket belum tersedia di semua wilayah, mengindikasikan aplikasi ini masih berada dalam fase peluncuran terbatas atau uji coba.

Meta juga belum mengungkap negara mana saja yang menjadi lokasi awal pengujian maupun jadwal peluncuran globalnya dikutip Antara.

Strategi Meta Memperkuat Ekosistem AI

Pocket menjadi bagian dari strategi besar Meta dalam memperluas pemanfaatan AI di berbagai produknya.

Sebelumnya, perusahaan telah menghadirkan fitur pembuatan gambar AI melalui aplikasi Meta AI, serta pembuatan video AI melalui aplikasi Vibes. Selain itu, Meta juga terus menambahkan berbagai fitur AI ke platform media sosialnya dan aplikasi penyunting video Edits yang ditujukan bagi para kreator konten.

Dengan hadirnya Pocket, Meta tampaknya ingin memperluas penggunaan AI ke ranah pembuatan gim dan pengalaman digital interaktif. Jika nantinya diluncurkan secara global, aplikasi ini berpotensi membuka peluang bagi lebih banyak kreator untuk menghasilkan karya tanpa harus menguasai bahasa pemrograman yang kompleks.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tekno Terbaru