Loading
Tampilan Galaxy Ring. (ANTARA/Samsung Newsroom Global)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Samsung mulai memberi sinyal kuat mengenai kehadiran perangkat wearable terbarunya, Galaxy Ring 2, yang disebut-sebut akan menjadi penerus dari Galaxy Ring generasi pertama yang dirilis dua tahun lalu.
Kabar ini dilaporkan oleh SamMobile pada Selasa (30/6/2026), setelah salah satu eksekutif Samsung mengonfirmasi bahwa pengembangan perangkat tersebut masih terus berjalan dan akan membawa sejumlah peningkatan signifikan.
Eksekutif yang dimaksud adalah Hon Pak, Senior Vice President sekaligus Head of Digital Health Team Samsung. Dalam wawancaranya bersama Forbes, ia menegaskan bahwa Samsung masih aktif mengembangkan generasi berikutnya dari smart ring tersebut.
Menurut Hon Pak, industri wearable saat ini memiliki kemiripan dalam hal sensor, sehingga pembeda utama justru terletak pada layanan perangkat lunak dan ekosistem yang dibangun di atas data kesehatan pengguna.
“Saya tersenyum tetapi saya tidak bisa mengatakan apapun. Saya pikir Anda akan sangat senang dengan beberapa rilis dan berita yang akan datang,” ujar Hon Pak saat ditanya soal kompatibilitas Galaxy Ring 2 dengan iPhone.
Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi bahwa Galaxy Ring 2 berpotensi membawa kompatibilitas yang lebih luas, termasuk kemungkinan dukungan terhadap ekosistem Apple, sesuatu yang belum tersedia pada generasi sebelumnya yang hanya mendukung Android.
Meski tanpa layar dan tidak menampilkan notifikasi secara langsung, Galaxy Ring tetap bergantung pada aplikasi pendamping untuk menampilkan data kesehatan. Karena itu, dukungan lintas platform dinilai menjadi langkah strategis jika Samsung ingin memperluas adopsi perangkat ini.
Selain isu kompatibilitas, Samsung juga tengah memperkuat visi ekosistem kesehatan digitalnya. Saat ini, perangkat wearable Samsung sudah mampu memantau berbagai indikator kesehatan seperti detak jantung, kadar oksigen darah, pola pernapasan, hingga kualitas tidur pengguna.
Perangkat tersebut juga dapat membentuk data dasar dari aktivitas pengguna selama tujuh hari untuk mendeteksi perubahan signifikan pada kondisi kesehatan.
Ke depan, Samsung berencana menghadirkan fitur AI Health Coaching pada 2027, yang akan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memberikan pendampingan kesehatan yang lebih personal, bukan sekadar rekomendasi umum.
Tak hanya itu, Samsung juga mengintegrasikan ekosistem perangkat rumah pintar melalui SmartThings dan Samsung Food. Teknologi ini memungkinkan sistem memberikan rekomendasi pola makan sehat berdasarkan bahan yang tersedia di rumah, termasuk dari kulkas pintar hingga perangkat dapur lainnya.
Dengan arah pengembangan tersebut, Galaxy Ring 2 diperkirakan tidak hanya menjadi perangkat wearable biasa, tetapi bagian penting dari ekosistem kesehatan digital Samsung yang semakin terhubung dan berbasis AI.