Loading
Arsip foto - Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez memacu kecepatan sepeda motornya dalam sesi kualifikasi Q2 MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (4/10/2025). ANTARAFOTO/Aditya Pradana Putra/YU.
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Balapan MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez dipastikan berlangsung panas sejak lap pertama. Marc Marquez sukses mengamankan pole position dan akan memulai balapan dari posisi terdepan.
Pembalap tim Ducati Lenovo Team itu tampil impresif dalam sesi kualifikasi yang digelar Sabtu (25/4/2026). Hasil ini menjadi angin segar bagi Marquez setelah performanya sempat kurang maksimal dalam tiga seri sebelumnya.
Tak hanya itu, capaian ini juga menjadi pole position pertama Marquez musim ini—sebuah sinyal bahwa sang juara dunia kembali menemukan ritmenya di lintasan.
Di belakang Marquez, Johann Zarco akan start dari posisi kedua. Ini menjadi posisi start terbaik Zarco sepanjang musim 2026, sekaligus membuka peluang besar untuk ikut bersaing di barisan depan sejak awal balapan.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati Fabio Di Giannantonio yang tampil cukup konsisten sepanjang akhir pekan. Ia berpeluang memberikan kejutan jika mampu menjaga ritme balapan.
Sorotan juga tertuju pada Marco Bezzecchi, pemenang tiga seri terakhir, yang harus memulai balapan dari posisi keempat. Meski tidak di barisan terdepan, Bezzecchi tetap menjadi ancaman serius berkat performa impresifnya belakangan ini.
Dari sisi lain, Alex Marquez akan start dari posisi kelima, sementara Jorge Martin harus puas berada di posisi ke-10 setelah menerima penalti turun tiga grid.
Balapan yang digelar di Circuito de Jerez ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat banyak pembalap papan atas memulai dari posisi yang cukup berdekatan.
Starting Grid MotoGP Spanyol 2026
Analisis Singkat: Peluang dan Tantangan di Jerez
Dengan posisi start terdepan, Marquez memiliki peluang besar untuk langsung mengontrol balapan. Namun, tekanan dari Zarco dan Di Giannantonio bisa membuat duel di lap awal menjadi krusial.
Sementara itu, Bezzecchi yang sedang dalam tren kemenangan berpotensi melakukan manuver agresif untuk menembus posisi depan. Jika berhasil, persaingan menuju podium akan semakin ketat.