Selasa, 27 Januari 2026

IKN dan Singapura Bangun PLTS 50 MW, Perkuat Visi Kota Hijau Masa Depan


 IKN dan Singapura Bangun PLTS 50 MW, Perkuat Visi Kota Hijau Masa Depan Nusantara Sembcorp Solar Energy Power Plant atau PLTS kapasitas 50 MW dibangun di IKN investasi Singapura. ANTARA/HO-dokumen Humas Otorita IKN.

PENAJAM PASER UTARA, ARAHKITA.COM – Pemerintah Indonesia melalui Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menggandeng Singapura dalam pengembangan energi hijau sebagai bagian dari transformasi IKN menuju kota masa depan yang rendah emisi, ramah lingkungan, dan berkelas dunia.

Kolaborasi ini diwujudkan lewat pembangunan Nusantara Sembcorp Solar Energy Power Plant, sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 megawatt (MW) yang akan berdiri di atas lahan seluas 86 hektare di wilayah IKN.

"Investasi dari Singapura ini menjadi bukti bahwa visi IKN sebagai kota hijau dan berkelanjutan mendapatkan dukungan nyata dari mitra strategis internasional," ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, saat kunjungan kerja di Sepaku, Penajam Paser Utara, Jumat (20/6/2025).

Proyek PLTS ini dikembangkan melalui skema joint venture antara Sembcorp (Singapura) dan PLN Nusantara Power melalui anak perusahaannya, PLN Nusantara Renewables. Mereka membentuk perusahaan patungan bernama PT Nusantara Sembcorp Solar Energi untuk mengembangkan dan mengoperasikan pembangkit tersebut.

Langkah ini tidak hanya memperkuat komitmen kedua negara dalam transisi menuju energi terbarukan, tapi juga menjadikan IKN sebagai salah satu pusat inovasi energi hijau di Asia Tenggara. Selain berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional, pembangunan PLTS ini selaras dengan rencana induk IKN dalam mengejar target net zero emission serta mendorong akses energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat.

"PLTS ini dirancang sesuai prinsip tata ruang berbasis ekologi dan konservasi hutan tropis di sekitarnya. Ini sejalan dengan konsep IKN sebagai smart sustainable forest city, di mana pembangunan dan lingkungan berjalan beriringan," lanjut Basuki.

Dengan investasi energi terbarukan seperti ini, IKN bukan hanya membangun kota dengan teknologi digital canggih, tapi juga memperkuat identitas sebagai kota yang tangguh terhadap krisis iklim dan menarik minat investor global yang memiliki komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru