Senin, 05 Januari 2026

Musim Libur Nataru, KAI Daop 4 Semarang Temukan 172 Barang Penumpang


 Musim Libur Nataru, KAI Daop 4 Semarang Temukan 172 Barang Penumpang Penumpang KA di Stasiun Semarang Tawang, Sabtu (3/1/2026). (ANTARA/KAI Daop Semarang)

SEMARANG, ARAHKITA.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 172 barang milik penumpang tertinggal selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Seluruh barang tersebut telah diamankan oleh petugas sebagai bagian dari layanan keamanan dan kenyamanan pelanggan.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa barang yang tertinggal sangat beragam, mulai dari barang elektronik hingga kebutuhan pribadi penumpang.

“Barang-barang yang tertinggal antara lain telepon seluler, komputer jinjing, uang tunai, serta berbagai barang pribadi lainnya,” ujar Luqman Arif di Semarang, Sabtu (3/1/2026).

Ia menambahkan, berdasarkan pendataan internal, nilai total barang yang diamankan ditaksir mencapai sekitar Rp75 juta. Seluruh temuan tersebut tercatat dan disimpan sesuai prosedur yang berlaku.

“Ratusan barang milik penumpang yang tertinggal itu nilainya ditaksir mencapai Rp75 juta,” jelasnya seperti dikutip dari Antara.

Luqman menegaskan bahwa KAI telah menyediakan layanan kehilangan dan penemuan barang (lost and found) di seluruh stasiun dan rangkaian kereta sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kewaspadaan terhadap barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang.

“Kami senantiasa menyampaikan imbauan kepada penumpang agar selalu mengecek kembali barang bawaannya sebelum turun dari kereta atau meninggalkan area stasiun,” katanya.

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun agar tidak terburu-buru saat proses naik maupun turun kereta.

“Penumpang sebaiknya tidak tergesa-gesa. Manfaatkan juga layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan,” tambah Luqman.

Bagi penumpang yang merasa kehilangan barang di stasiun maupun di dalam kereta, KAI mengimbau agar segera melapor kepada petugas dengan membawa bukti pendukung agar proses pengambilan barang dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

 

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru