Loading
Pengunjung membuka rekening baru wondr multicurrency usai peluncurannya pada BNI wondrX 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (17/8/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI resmi mengumumkan penghentian layanan internet banking mulai 4 Mei 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi digital BNI untuk menghadirkan layanan yang lebih modern, terintegrasi, dan aman.
Sebagai pengganti, nasabah akan diarahkan menggunakan dua platform baru, yakni wondr by BNI untuk kebutuhan ritel dan BNIdirect Bisnis bagi pelaku usaha serta korporasi.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa langkah ini bukan sekadar perubahan layanan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ekosistem digital perbankan.
“Transformasi ini merupakan komitmen BNI untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, aman, dan relevan dengan kebutuhan nasabah saat ini,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (6/4/2026).
Penutupan Bertahap, Dimulai 21 April
Proses penghentian layanan internet banking tidak dilakukan secara mendadak. BNI akan menerapkan masa transisi bertahap, dimulai dengan pembatasan akses bagi sebagian nasabah sejak 21 April 2026.
Setelah itu, layanan akan dihentikan sepenuhnya pada 4 Mei 2026.
Langkah ini diambil agar nasabah memiliki waktu cukup untuk beradaptasi dan melakukan migrasi ke platform baru tanpa mengganggu aktivitas transaksi sehari-hari.
Nasabah Diminta Segera Migrasi ke wondr by BNI
BNI mengimbau seluruh nasabah untuk segera beralih ke aplikasi wondr by BNI, yang sudah tersedia di Play Store dan App Store.
Aplikasi ini dirancang sebagai pusat layanan perbankan digital terbaru yang menawarkan pengalaman transaksi lebih praktis dalam satu genggaman.
Sementara itu, bagi nasabah bisnis yang menggunakan rekening giro, BNI menyediakan layanan BNIdirect Bisnis yang dirancang khusus untuk mendukung transaksi usaha secara lebih komprehensif.
Keamanan dan Kenyamanan Tetap Jadi Prioritas
BNI memastikan bahwa proses migrasi dilakukan dengan mengutamakan kenyamanan nasabah. Seluruh data dan histori transaksi tetap aman dan terlindungi sesuai standar keamanan perbankan yang berlaku.
Untuk mendukung masa transisi, BNI juga menyediakan berbagai kanal bantuan, mulai dari call center, kantor cabang, hingga kanal informasi resmi.
“BNI memastikan proses onboarding ke wondr by BNI maupun BNIdirect Bisnis berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas transaksi nasabah,” tambah Okki dikutip Antara.
Cara Mendapatkan Informasi Resmi
Nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengakses situs resmi BNI di bni.id/penutupanibank, menghubungi BNI Call 1500046, atau mengikuti akun media sosial resmi BNI.