Loading
Arsip - CEO Tesla Inc. dan SpaceX Elon Musk saat menyampaikan pidato pembukaan World Water Forum ke-10 2024 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (20/5/2024). (ANTARA FOTO/Media Center Wolrd Water Forum 2024/Aprillio Akbar/nym/am)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Elon Musk kembali mencatatkan tonggak sejarah dalam dunia bisnis dan teknologi. Hanya beberapa hari setelah perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, resmi melantai di bursa saham, kekayaan bersih Musk melonjak hingga melampaui kapitalisasi pasar Bitcoin.
Berdasarkan analisis yang dirilis RIA Novosti dengan mengacu pada data Bloomberg Billionaires Index (BBI) dan CoinMarketCap, Rabu (17/6/2026), kekayaan Elon Musk kini mencapai sekitar 1,32 triliun dolar AS atau setara lebih dari Rp23.120 triliun.
Angka tersebut bahkan sedikit lebih tinggi dibandingkan kapitalisasi pasar Bitcoin yang berada di kisaran 1,314 triliun dolar AS. Dengan kata lain, total kekayaan pribadi Musk saat ini telah melampaui nilai seluruh Bitcoin yang beredar di pasar.
Lonjakan kekayaan itu terjadi setelah saham SpaceX menunjukkan performa impresif sejak hari pertama diperdagangkan di bursa. Pada hari debutnya, Jumat (12/6), saham perusahaan antariksa tersebut langsung melesat 19,22 persen. Kenaikan berlanjut pada hari kedua sebesar 19,6 persen dan masih menguat 4,83 persen pada hari perdagangan berikutnya.
Bloomberg Billionaires Index mencatat, hanya dalam satu hari kekayaan Musk bertambah sekitar 42,5 miliar dolar AS. Jika dihitung sejak awal tahun, nilai kekayaannya melonjak hingga 696 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu pertumbuhan kekayaan terbesar yang pernah tercatat.
Keberhasilan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) SpaceX menjadi faktor utama di balik lonjakan tersebut. Perusahaan mengungkapkan berhasil menghimpun hampir 86 miliar dolar AS dari IPO, termasuk melalui skema overallotment atau alokasi tambahan saham.
Kesuksesan itu juga membawa SpaceX masuk ke jajaran perusahaan paling bernilai di dunia. Saat ini, perusahaan yang dikenal lewat program roket dan eksplorasi luar angkasa tersebut menempati posisi kelima berdasarkan kapitalisasi pasar global.
SpaceX berada tepat di bawah empat raksasa teknologi Amerika Serikat, yakni Nvidia, Alphabet, Apple, dan Microsoft. Bahkan sehari sebelum data terbaru dirilis, SpaceX dilaporkan telah berhasil menyalip valuasi Amazon dikutip Antara.
Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Elon Musk sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia teknologi, sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme investor terhadap industri antariksa yang selama ini dianggap sebagai sektor masa depan.
Dengan valuasi yang terus meningkat dan ekspansi bisnis yang agresif, perjalanan SpaceX di pasar modal diperkirakan masih akan menjadi sorotan investor global dalam beberapa waktu ke depan.