RI Siapkan Sumber Energi Alternatif di Tengah Perundingan AS-Iran, Antisipasi Gejolak Harga Minyak Dunia


 RI Siapkan Sumber Energi Alternatif di Tengah Perundingan AS-Iran, Antisipasi Gejolak Harga Minyak Dunia Ilustrasi - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot meninjau implementasi jargas berbasis CNG di Sleman, DIY, Jumat (19/6/2026). ANTARA/HO-Kementerian ESDM

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Pemerintah Indonesia memastikan langkah pengamanan pasokan energi nasional tetap menjadi prioritas meskipun perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menunjukkan perkembangan yang dinilai positif.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa hanya bergantung pada optimisme meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pemerintah tetap harus menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, mengatakan bahwa pengalaman panjang hubungan AS dan Iran menunjukkan situasi di kawasan tersebut masih sangat dinamis dan berpotensi memengaruhi pasar energi global kapan saja.

"Kalau berkaca dari proses panjang perundingan Iran dan AS, pemerintah tetap harus terus memastikan sumber energi nasional aman, apa pun kondisi yang terjadi di Timur Tengah," ujarnya saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Menurut Anggia, perundingan yang sedang berlangsung memang memberikan harapan terhadap stabilitas kawasan dan potensi meredanya tekanan terhadap harga minyak dunia. Namun, pemerintah tidak ingin mengambil risiko dengan hanya mengandalkan skenario terbaik.

Indonesia, kata dia, harus tetap siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat muncul dari perkembangan geopolitik global.

"Optimistis harus, tetapi langkah antisipatif juga tetap perlu dilakukan," katanya.

Harga BBM Nonsubsidi Mengikuti Pergerakan Minyak Dunia

Di sisi lain, Kementerian ESDM kembali mengingatkan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Indonesia sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia.

Penyesuaian harga tersebut mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui SPBU maupun stasiun pengisian bahan bakar nelayan.

Dengan mekanisme tersebut, setiap perubahan harga minyak global akan berdampak pada harga BBM nonsubsidi di dalam negeri.

"Kalau terjadi fluktuasi, baik naik maupun turun, maka harga BBM nonsubsidi juga akan menyesuaikan. Formula yang digunakan mengacu pada rata-rata harga pasar dalam satu bulan terakhir," jelas Anggia dikutip Antara.

Kondisi ini membuat perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah terus menjadi perhatian karena kawasan tersebut masih menjadi salah satu pusat produksi energi terbesar di dunia.

Perundingan AS-Iran Berlangsung di Swiss

Sementara itu, perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang berlangsung di Swiss masih menjadi sorotan dunia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeli Baghaei, pada Senin (22/6), menyatakan bahwa proses negosiasi tidak terganggu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali mengeluarkan ancaman terhadap Iran.

Pembicaraan teknis kedua negara berlangsung di kawasan resor Burgenstock, Swiss, pada Minggu (21/6/2026), dengan fasilitasi mediator dari Pakistan dan Qatar.

Namun pada hari yang sama, Trump melalui platform Truth Social memperingatkan bahwa Amerika Serikat dapat kembali melakukan serangan terhadap Iran apabila Teheran tidak menekan kelompok sekutunya di Lebanon agar menghentikan tindakan yang dianggap mengganggu stabilitas kawasan.

Pernyataan tersebut sempat memicu spekulasi mengenai kelanjutan proses negosiasi. Sejumlah media internasional bahkan melaporkan bahwa delegasi Iran sempat meninggalkan ruang perundingan sebagai bentuk protes dan disebut tidak akan kembali sebelum ada permintaan maaf dari pihak AS.

Meski demikian, hingga kini jalur diplomasi masih terbuka dan dunia internasional berharap perundingan tersebut dapat menghasilkan kesepakatan yang membantu menurunkan tensi di Timur Tengah serta menjaga stabilitas pasar energi global.

Indonesia Tetap Waspada

Bagi Indonesia, hasil perundingan AS-Iran memang berpotensi memengaruhi arah harga minyak dunia dalam beberapa bulan ke depan. Namun pemerintah menegaskan bahwa strategi utama tetap berfokus pada penguatan ketahanan energi nasional, diversifikasi sumber pasokan, dan kesiapan menghadapi berbagai skenario global.

Dengan pendekatan tersebut, Indonesia diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan energi domestik sekaligus meminimalkan dampak gejolak geopolitik internasional terhadap masyarakat dan perekonomian nasional.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Ekonomi Terbaru