Keluarga Besar ASN Kementerian Perdagangan menyalurkan bantuan Rp250 juta untuk korban gempa Flores, NTT. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, ARAHKITA.COM — Dukungan untuk masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak gempa terus berdatangan. Kali ini, Keluarga Besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menyalurkan bantuan sebesar Rp250 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa Flores.
Bantuan tersebut diserahkan pada Senin (17/8/2026) di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Jalan M.I. Ridwan Rais No. 5, Gambir, Jakarta Pusat. Bantuan diterima Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT, Florida Taty Setyawati, yang didampingi Ketua Panitia Aksi Peduli Gempa Flores, Gregorius Upi Dheo, S.H., M.H.
Solidaritas di Tengah Situasi Darurat
Bantuan Rp250 juta ini hadir ketika masyarakat Flores masih menghadapi situasi darurat pascagempa bumi berkekuatan M7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas gempa susulan masih terjadi. Hingga Senin, 17 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB, tercatat 1.624 gempa susulan dengan magnitudo M1,3 hingga M6,2. Dari jumlah tersebut, 23 gempa memiliki magnitudo di atas M5 dan 59 gempa dilaporkan dirasakan masyarakat.
Baca juga:
Kemendag Salurkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT, Pasar Terdampak Jadi PerhatianKondisi tersebut membuat proses pemulihan masyarakat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Bantuan kemanusiaan pun tidak hanya menjadi persoalan materi, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Menteri Perdagangan RI Dr. Budi Santoso, M.Si., menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang melanda Flores sekaligus berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Flores yang terdampak gempa. Kami berharap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit ini diberikan kekuatan dan dapat segera bangkit kembali,” ujar Budi Santoso.
Bantuan Diharapkan Tepat Sasaran
Bagi masyarakat Flores, dukungan yang datang dari Jakarta memiliki arti lebih dari sekadar nilai bantuan. Kehadiran berbagai pihak di tengah situasi bencana menjadi pesan bahwa masyarakat terdampak tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.
Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT, Florida Taty Setyawati, menyampaikan apresiasi kepada Keluarga Besar Kementerian Perdagangan atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat NTT.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan masyarakat yang terdampak, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas budi baik, perhatian, dan kepedulian Kementerian Perdagangan Republik Indonesia,” ujar Taty.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang saat ini membutuhkan dukungan untuk melewati masa sulit pascabencana.
Sementara itu, Ketua Panitia Aksi Peduli Gempa Flores, Gregorius Upi Dheo, S.H., M.H., memastikan bantuan yang dipercayakan Keluarga Besar ASN Kementerian Perdagangan akan dikelola dan disalurkan secara bertanggung jawab.
Ia menegaskan, panitia akan mengedepankan prinsip efektif, efisien, transparan, dan tepat sasaran dalam proses penyaluran bantuan.
“Kami berkomitmen bantuan ini akan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Setiap rupiah yang dipercayakan harus mempunyai manfaat nyata bagi para korban,” tegas Gregorius.
Gotong Royong untuk Flores
Menurut Gregorius, bencana yang terjadi di Flores juga memperlihatkan kembali kuatnya semangat gotong royong masyarakat Indonesia.
Dari Jakarta hingga berbagai daerah, dukungan terus mengalir untuk masyarakat NTT. Bantuan Rp250 juta yang diberikan Keluarga Besar ASN Kementerian Perdagangan, kata dia, bukan sekadar angka, tetapi juga bentuk persaudaraan dan kepedulian antarsesama anak bangsa.
“Dalam keadaan seperti inilah kita kembali melihat bahwa Flores tidak sendiri. Dari Jakarta hingga berbagai penjuru Indonesia, tangan-tangan kemanusiaan terulur,” ujarnya.
Penyerahan bantuan yang bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga memiliki makna tersendiri.
Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang sejarah perjuangan bangsa. Lebih dari itu, kemerdekaan juga tercermin dari kepedulian terhadap sesama, kehadiran negara, serta semangat untuk saling menopang ketika sebagian masyarakat Indonesia sedang menghadapi bencana.
Bantuan dari Kementerian Perdagangan selanjutnya akan dikoordinasikan untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Flores sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.