Loading
Paus Leo XIV saat Angelus Minggu 1 Maret 2026. (VATICAN MEDIA)
GLOBAL HARMONY | INTER FIDEI
VATICAN CITY – ARAHKITA.COM - Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, Paus Leo XIV menyampaikan seruan moral yang tegas namun penuh harapan: perdamaian sejati tidak akan pernah lahir dari ancaman timbal balik maupun senjata yang mematikan.
Pesan itu disampaikan Paus dalam doa Angelus pada Minggu (1/3/2026), ketika dunia tengah menyaksikan ketegangan yang kian memanas setelah serangan udara yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Dengan nada prihatin, Paus menegaskan bahwa stabilitas global tidak bisa dibangun di atas ketakutan dan kehancuran.
“Perdamaian tidak dibangun melalui ancaman atau senjata yang menabur penderitaan dan kematian, melainkan lewat dialog yang masuk akal, otentik, dan penuh tanggung jawab,” ujar Paus di hadapan umat yang berkumpul di Vatikan.
Baca juga:
World Peace Forum 2025: Jusuf Kalla dan Din Syamsuddin Serukan Spirit Damai dari Jakarta untuk DuniaPeringatan Akan Tragedi Kemanusiaan
Paus Leo XIV juga memperingatkan dunia tentang bahaya besar jika spiral kekerasan dibiarkan terus berputar tanpa kendali. Ia menyebut situasi saat ini sebagai ambang tragedi yang bisa meninggalkan luka kemanusiaan mendalam dan sulit diperbaiki.
“Saya menyampaikan permohonan tulus kepada semua pihak agar memikul tanggung jawab moral untuk menghentikan kekerasan sebelum kita jatuh ke jurang yang tak dapat diperbaiki,” tuturnya.
Seruan ini tidak hanya ditujukan kepada para pemimpin politik, tetapi juga kepada komunitas global lintas iman agar tidak lelah memperjuangkan jalan damai.
Harapan pada Diplomasi dan Dialog
Dalam pesannya, Paus kembali menekankan pentingnya diplomasi sebagai jalan utama menyelesaikan konflik. Ia berharap negara-negara yang terlibat dapat menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan tertinggi, bukan kepentingan kekuasaan atau dominasi.
“Semoga diplomasi kembali memainkan perannya, dan semoga rakyat—yang mendambakan hidup berdampingan secara damai dan adil—dapat merasakan masa depan yang lebih aman,” kata Paus dilaporkan dan dikutip dari Vatican News.
“Dan marilah kita terus berdoa untuk perdamaian.”
Eskalasi Konflik Timur Tengah
Sehari sebelum pernyataan Paus, Israel dan Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan udara gabungan ke Teheran serta sejumlah kota lain di Iran. Sebagai balasan, Iran melakukan serangan terhadap Israel dan beberapa negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.
Situasi semakin mengguncang kawasan setelah media resmi Iran mengumumkan wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi yang memimpin Iran hampir selama 37 tahun—sebuah peristiwa yang berpotensi membawa dampak besar bagi stabilitas regional dan global.
Di tengah ketidakpastian ini, suara Paus Leo XIV menjadi pengingat bahwa di atas kepentingan geopolitik, ada nilai kemanusiaan universal yang harus dijaga bersama: dialog, keadilan, dan perdamaian.