Loading
Daun Sukun. (Net)
Diasuh oleh: dr Prapti Utami, M.Si
NYERI sendi adalah keluhan yang dapat dirasakan oleh anak anak sampai orang tua. Anak anak akan mengeluh nyeri sendi jika dia terjatuh dan mengenai sendi dalam tubuhnya, biasanya yang sering dikeluhkan adalah sendi lutut dan siku. Jatuh terjerambab menjadikan lutut tumpuan tubuh, atau sebelum tubuh mendekati tanah lutut dan siku terlebih dahulu yang menyentuh tanah. Sehingga mereka akan mengerang dengan memegang lutut atau sikunya.
Pada orang dewasa, tanpa terjatuhpun nyeri sendi akan datang. Apa saja penyebab nyeri sendi atau sering disebut artritis pada orang dewasa? Antara lain sebagai berikut:1. Pengapuran atau osteoartritis, baik dilutut atau di tulang belakang2. Kadar asam urat meningkat3. Osteoporosis4. Trauma tendo atau otot seputar sendi5. Fraktur (patah) atau retak.
Baca juga:
Mengenal Tanaman SteviaKasus di atas sangat kompleks, karena untuk menyelesaikan harus mencari akar masalahnya, misalnya osteoarthritis pada lutut, kasus terbanyak karena kelebihan berat badan, maka mengatasi nyeri lututnya tidak menyelesaikan masalah jika berat badan tidak diturunkan. Kadar asam urat yang meningkat juga sebaiknya diiringi dengan pola makan yang benar dan minum air sesuai kebutuhan tubuh, dan aktifitas serta berat badannya.
Osteoporosis menjadi hal yang sangat rawan karena mesti menjaga posisi, mencegah perjalanan osteoporosis menjadi lebih luas adalah tindakan yang bisa dilakukan, antara lain dengan mengaktifkan vitamin D dengan berjemur, sehingga penyerapan kalsium dapat lebih efektif. Jika nyeri sendi karena trauma, maka tindakan operasi atau fisioterapi menjadi pilihan yang bisa dilakukan. Sedangkan kasus fraktur atau retak sebaiknya diterapi dengan tindakan sesuai keadaan.
Baca juga:
Daun Sukun Solusi Nyeri SendiDi mana peran daun Sukun?Sukun dengan nama latin Artocarpus altilis (Parkinson) Fosberg merupakan tumbuhan yang termasuk suku Moraceae. Ada dua kutivar dari species ini, yaitu yang tidak berbiji disebut sukun, dan yang berbiji disebut kluwih atau timbul. Di Ingris buah sukun disebut breadfruit karena memang tekstur yang lembut seperti roti sehingga disebut buah roti. Pohon sukun lebih dikenal buahnya, karena enak digoreng, dibuat kolak atau keripik sukun.
Daun Sukun dikenal sebagai daun penghilang rasa nyeri atau analgetik, aktifitas di dalam kandungannya bersifat anti inflamasi kuat karena kandungan flavonoidnya, sehingga dapat mengurangi nyeri. Aktifitas antimikroba, antioksidan, antiaterosklerosis mendukung fungsi metabolism tubuh menjadi optimal. Daun sukun dapat diolah dengan cara sederhana, tulang daun dipisahkan untuk kemudian daunnya diiris iris dan dijemur, pemanfaatannya juga sangat mudah, karena tinggal diseduh 1 jumput ditambah air mendidih 200cc bisa untuk pilihan minum sehari dua sampai tiga kali.
Daun Sukun dapat dikombinasi dengan tanaman obat lain yang berfungsi mirip mirip, yaitu bersama tapak liman, pegagan dan daun kelor.
Tapak liman, atau Elephantopus scaber dikenal bersifat analgetik untuk kasus nyeri sendi dan nyeri pinggang, Pegagan dikenal dengan sifatnya yang mampu merevitalisasi sel, dengan nama latin Centella asiatica. Yang ke empat adalah daun kelor, atau Moringa oleifera daun yang sedang naik daun sebagai superfood. Kombinasi ke 4 tanaman obat ini sangat menolong sebagai enalgetik dengan dosis dominan daun sukunnya. Tidak harus menunggu nyeri sendi minum ramuan rempah ini, karena dapat dimanfaatkan sebagai minuman harian. Untuk pencegahan seminggu cukup 5 hari saja.
Salam sehatWA: 087882000782IG: herbalmedicineclassFb: Tanaman Obat Keluarga Sekar utamiYouTube Channel: HERBAL MEDICINE CLASS