Loading
Bob Weir selaku salah satu pendiri grup musik rock
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Dunia musik internasional berduka. Bob Weir, penyanyi sekaligus salah satu pendiri grup legendaris Grateful Dead, dikabarkan meninggal dunia pada usia 78 tahun. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga.
Dalam pernyataan resmi, keluarga menyebut Bob Weir mengembuskan napas terakhir dengan tenang pada Sabtu (10/1/2026), setelah menjalani masa pemulihan akibat penyakit paru-paru bawaan. Sebelumnya, Weir sempat berjuang melawan kanker yang didiagnosis pada Juli 2025 dan dinyatakan berhasil melewatinya.
“Bobby akan selalu menjadi kekuatan penuntun. Keunikan seninya tidak hanya membentuk musik Amerika, tetapi juga menghadirkan kehangatan yang menyatukan komunitas dan generasi penggemar,” ungkap keluarga Weir, seperti dikutip dari The Hollywood Reporter, seperti yang dikutip dari Antara.
Keluarga juga mengenang Bob Weir sebagai sosok yang menanamkan makna mendalam dalam setiap nada dan lirik yang ia mainkan sepanjang kariernya.
“Setiap akord dan kata yang ia nyanyikan adalah bagian dari perjalanan hidupnya dan kisah-kisah yang ia bagikan kepada dunia,” lanjut pernyataan tersebut.
Bob Weir lahir pada 16 Oktober 1947 di San Francisco dan kemudian diadopsi oleh sebuah keluarga di Palo Alto. Masa kecilnya tidak selalu mudah. Ia sempat dikeluarkan dari beberapa sekolah dan berjuang dengan disleksia yang baru teridentifikasi di kemudian hari.
Ketertarikannya pada gitar tumbuh sejak usia 14 tahun. Weir terinspirasi oleh musisi seperti Jorma Kaukonen dari Hot Tuna dan Jefferson Airplane, yang membentuk gaya bermusiknya di masa awal.
Tak lama berselang, Weir bertemu dengan Jerry Garcia pada malam Tahun Baru 1963. Pertemuan tersebut menjadi awal lahirnya Grateful Dead, band yang kelak menjadi ikon musik rock dan psychedelic Amerika.
Grateful Dead merilis album debut bertajuk Grateful Dead pada Maret 1967 melalui Warner Bros. Nama mereka semakin melejit lewat album-album berpengaruh seperti Live/Dead (1969) dengan versi epik “Dark Star”, Workingman’s Dead dan American Beauty (1970), hingga Terrapin Station (1977).
Kesuksesan arus utama datang pada 1987 melalui album In the Dark, yang memuat lagu “Touch of Grey”, single pertama mereka yang menembus 10 besar tangga lagu Billboard dan populer di MTV. Karier panjang band ini ditutup dengan berbagai rilisan penting, termasuk album live Dylan & the Dead pada 1989.
Kepergian Bob Weir meninggalkan warisan besar dalam sejarah musik dunia, tidak hanya lewat lagu, tetapi juga semangat kebersamaan yang terus hidup di antara para penggemarnya.