Senin, 26 Januari 2026

Taylor Swift Cetak Sejarah, Jadi Musisi Perempuan Termuda di Songwriters Hall of Fame


 Taylor Swift Cetak Sejarah, Jadi Musisi Perempuan Termuda di Songwriters Hall of Fame Penyanyi Taylor Swift. ANTARA/HO-Instagram @taylorswift

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Penyanyi pop dunia Taylor Swift kembali menorehkan sejarah baru di industri musik internasional. Di usia 36 tahun, Swift resmi dinobatkan sebagai musisi perempuan termuda yang dilantik ke dalam Songwriters Hall of Fame (SHOF), sebuah institusi prestisius yang mengapresiasi penulis lagu paling berpengaruh sepanjang sejarah musik.

Berdasarkan laporan NME, gelar ini menjadikan Taylor Swift melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Carole Bayer Sager, yang dilantik pada usia 43 tahun pada 1987. Swift dijadwalkan menerima penghargaan tersebut secara resmi dalam upacara pelantikan yang digelar di Marriott Marquis Hotel, New York City, pada 11 Juni mendatang.

Taylor Swift masuk dalam jajaran Class of 2026 Songwriters Hall of Fame bersama delapan penulis lagu ternama lainnya, seperti Alanis Morissette, Kenny Loggins, Walter Afanasieff, hingga Paul Stanley dan Gene Simmons dari grup legendaris KISS.

Songwriters Hall of Fame menyoroti deretan karya ikonik Swift yang dinilai memiliki dampak besar secara budaya dan komersial. Beberapa lagu yang menjadi sorotan antara lain All Too Well (10 Minute Version), Blank Space, Anti-Hero, Love Story, dan The Last Great American Dynasty.

Taylor Swift sendiri memulai karier profesionalnya sebagai penulis lagu lewat single debut “Tim McGraw” pada 2006, yang menjadi bagian dari album pertamanya yang bertajuk Taylor Swift.

Meski menjadi musisi perempuan termuda yang masuk SHOF, Swift tercatat sebagai penulis lagu termuda kedua sepanjang sejarah yang dilantik. Rekor termuda masih dipegang oleh Stevie Wonder, yang bergabung dengan SHOF pada usia 33 tahun pada 1983.

Didirikan pada 1969, Songwriters Hall of Fame memberikan penghormatan kepada para pencipta lagu yang karyanya telah membentuk wajah musik populer dunia. Seorang penulis lagu baru memenuhi syarat pelantikan setelah 20 tahun sejak perilisan komersial pertama lagunya.

Ketua Songwriters Hall of Fame, Nile Rodgers, menegaskan bahwa peran penulis lagu menjadi fondasi utama industri musik global.

“Industri musik dibangun dari talenta luar biasa para penulis lagu. Tanpa mereka, tidak akan ada rekaman, konser, atau hubungan emosional dengan penggemar. Semuanya berawal dari lagu,” ujar Nile Rodgers dalam pernyataan resminya.

Ia menambahkan, daftar pelantikan tahun ini mencerminkan keberagaman genre dan kekuatan budaya dari karya-karya yang dihasilkan.

“Para penulis lagu ini telah memberi pengaruh mendalam bagi miliaran pendengar di seluruh dunia. Merupakan kehormatan bagi kami untuk mengapresiasi kontribusi mereka,” katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, SHOF juga telah melantik nama-nama besar seperti Mariah Carey, Pharrell Williams, Donna Summer, hingga Yusuf/Cat Stevens.

Prestasi ini semakin melengkapi pencapaian Swift dalam beberapa tahun terakhir. Album terbarunya, The Life Of A Showgirl (2025), mencetak rekor sebagai album pertama yang menembus lima juta pre-save di Spotify, sekaligus mengantarkannya meraih rekor 15 album nomor satu di Amerika Serikat.

Sebelumnya, pada 2024, Taylor Swift juga mencatat sejarah sebagai artis pertama yang memenangkan Grammy Album of the Year sebanyak empat kali lewat album Midnights.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru