Kamis, 05 Februari 2026

Bad Bunny Cetak Sejarah, Album Berbahasa Spanyol Raih Album of The Year Grammy 2026


 Bad Bunny Cetak Sejarah, Album Berbahasa Spanyol Raih Album of The Year Grammy 2026 Penyanyi Bad Bunny. (Grammy)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Musisi asal Puerto Riko, Bad Bunny, mencatatkan prestasi bersejarah di ajang Grammy Awards 2026. Ia berhasil membawa pulang penghargaan paling prestisius, Album of The Year, melalui albumnya yang berjudul “DeBi TiRAR MaS FOToS”.

Mengutip laman resmi Grammy, Senin (2/2/2026), Bad Bunny yang memiliki nama asli Benito Antonio Martínez Ocasio menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka album berbahasa Spanyol bisa meraih pengakuan tertinggi di panggung musik dunia.

“Saya bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada Grammy yang telah memberikan kepercayaan ini,” ujar Bad Bunny dalam pernyataannya.

Kemenangan ini sekaligus menorehkan sejarah baru. “DeBi TiRAR MaS FOToS” menjadi album berbahasa Spanyol pertama yang meraih penghargaan Album of The Year sepanjang penyelenggaraan Grammy Awards. Album tersebut sukses mengungguli sejumlah nama besar, seperti Swag milik Justin Bieber, Man’s Best Friend (Sabrina Carpenter), Let God Sort Em Out (Clipse), Mayhem (Lady Gaga), GNX (Kendrick Lamar), Mutt (Leon Thomas), hingga Chromakopia karya Tyler, The Creator.

Bad Bunny dikenal sebagai salah satu ikon musik Latin yang konsisten mengangkat identitas dan budaya Puerto Riko melalui karya-karyanya. Musiknya kerap memadukan reggaeton, Latin trap, hingga pop modern, yang membuatnya diterima luas oleh pendengar global.

Ketertarikan Bad Bunny pada musik telah tumbuh sejak usia dini. Ia dibesarkan dengan alunan reggaeton dari musisi seperti Daddy Yankee dan Vico C, serta karya Tego Calderón yang kerap ia dengarkan dalam perjalanan menuju sekolah.

Nama panggung “Bad Bunny” sendiri berasal dari pengalaman masa kecil yang unik. Dalam sebuah wawancara pada 2018, ia mengungkapkan pernah diminta mengenakan kostum kelinci saat masih bersekolah. Sebuah foto dirinya dengan ekspresi kesal ketika memakai kostum tersebut menjadi inspirasi nama yang kemudian melekat hingga kini.

Menurut Bad Bunny, nama tersebut dipilih karena mudah diingat dan memiliki daya tarik tersendiri.

“Kelinci adalah simbol yang sederhana dan kuat. Nama itu terasa pas dan mudah melekat,” ungkapnya dalam wawancara tersebut.

Keberhasilan Bad Bunny di Grammy 2026 menegaskan pengaruh musik Latin yang kian besar di industri musik global, sekaligus membuka jalan bagi karya berbahasa non-Inggris untuk bersaing di kategori utama.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Hiburan Terbaru