Loading
Penampilan Diva Pop Mariah Carey dalam acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 di Stadion San Siro, Milan. (Instagram @mariahcarey)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Diva pop dunia Mariah Carey mencetak sejarah baru dalam kariernya dengan tampil membawakan lagu berbahasa Italia secara penuh pada upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano–Cortina 2026. Penampilan perdana ini digelar di Stadion San Siro, Milan, Jumat malam waktu setempat.
Mengutip laporan Variety pada Jumat (6/2/2026), Mariah Carey membawakan lagu legendaris karya Domenico Modugno, “Nel Blu, Dipinto di Blu” atau yang lebih dikenal secara global dengan judul “Volare”. Ini menjadi pertama kalinya Mariah menyanyikan lagu Italia sepenuhnya di hadapan publik internasional.
“Sungguh mimpi yang menjadi kenyataan bisa tampil dalam bahasa Italia di pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Terima kasih kepada semua yang mewujudkan momen luar biasa ini. Tidak ada yang tidak mungkin,” tulis Mariah Carey melalui akun Instagram resminya, @mariahcarey, Sabtu (7/2/2026).
Pemilihan lagu Volare dinilai sarat makna. Selain merepresentasikan tema besar pembukaan Olimpiade, yakni harmoni, lagu tersebut juga menjadi simbol pertemuan budaya lokal Italia dengan panggung global. Volare sendiri tercatat sebagai fenomena musik dunia dan pernah meraih dua Penghargaan Grammy, prestasi langka bagi lagu berbahasa Italia pada masanya.
Usai membawakan Volare, Mariah Carey melanjutkan penampilannya dengan menyanyikan lagu hit terbarunya “Nothing Is Impossible” dari album studio “Here For It All” yang dirilis pada 2025. Di atas panggung, Mariah tampil memukau dengan gaun bergaya Art Deco berhias manik-manik dan kristal, dipadukan perhiasan berlian mewah.
Media internasional menyebut total perhiasan yang dikenakan Mariah Carey bernilai sekitar 15 juta dolar AS, terdiri dari kalung, anting-anting, dan gelang berlian yang memperkuat kesan glamor malam pembukaan.
Seperti Olimpiade Paris 2024, pembukaan Olimpiade Musim Dingin Italia juga menggabungkan unsur olahraga, mode, dan warisan budaya. Salah satu momen penting adalah penghormatan kepada Giorgio Armani, ikon mode asal Milan yang wafat pada September lalu di usia 91 tahun.
Di sisi lain, upacara pembukaan berlangsung dengan pengamanan ketat di tengah dinamika geopolitik global. Pemerintah Amerika Serikat dikabarkan mengerahkan agen ICE untuk pengamanan delegasi, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, yang diperkirakan hadir di Stadion San Siro.