Kendaraan yang dibakar massa saat kerusuhan di Stadiun Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. (Antara)
JAYAPURA, ARAHKITA.COM - Kerusuhan pecah di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, sesaat setelah Persipura Jayapura kalah 0-1 dari Adhyaksa FC pada babak playoff Liga 2 Indonesia. Akibat insiden tersebut, Kepolisian Daerah Papua mengamankan 14 orang yang diduga terkait dengan aksi ricuh itu.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito mengatakan, seluruh orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Jayapura, Doyo, Kabupaten Jayapura.
"Ke-14 orang yang diamankan masih diperiksa secara intensif oleh penyidik di Polres Jayapura di Doyo, Kabupaten Jayapura," kata Cahyo Sukarnito di Jayapura, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Cahyo, belasan orang tersebut diamankan di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan apakah mereka terlibat langsung dalam kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan.
"Dari 14 orang yang diamankan itu, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka," katanya.
Kerusuhan tersebut menimbulkan kerusakan yang cukup besar. Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 67 kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengalami kerusakan, hilang, hingga dibakar massa.
Tak hanya itu, 10 anggota Polri yang sedang bertugas mengamankan pertandingan serta seorang warga sipil juga dilaporkan mengalami luka-luka.
"Salah satu personel Polres Jayapura, yakni Ipda Arjuna saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara Jayapura akibat luka yang dideritanya," jelas Cahyo.
Polda Papua masih mendata seluruh dampak kerusuhan, termasuk menghitung total kerugian material yang ditimbulkan di sekitar Stadion Lukas Enembe.
"Anggota masih melakukan pendataan untuk mengetahui berapa besar kerugian akibat kerusakan di sekitar Stadion Lukas Enembe," kata Kabid Humas.