Anggota Garda Nasional sedang bertugas di pos pemeriksaan keamanan di Penn Station di New York, Amerika Serikat, 7 Maret 2024. ANTARA/Xinhua/Michael Nagle.
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Suasana akhir pekan di New York mendadak mencekam. Tiga orang dilaporkan menjadi korban penikaman di area peron Stasiun Grand Central, Manhattan, pada Sabtu pagi (11/4/2026) waktu setempat.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.50 waktu New York atau sekitar 20.50 WIB, saat aktivitas di salah satu stasiun tersibuk di kota itu tengah ramai.
Menurut keterangan Departemen Kepolisian New York (NYPD), pelaku yang membawa senjata tajam jenis golok sempat diperintahkan untuk menyerah. Namun, alih-alih menuruti perintah, ia justru mengancam petugas.
Situasi yang semakin berbahaya membuat polisi mengambil tindakan tegas. Petugas akhirnya melepaskan tembakan untuk menghentikan pelaku.
Pelaku kemudian dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.
Korban Dipastikan Selamat
Dalam insiden tersebut, tiga orang menjadi korban penikaman. Mereka terdiri dari dua pria berusia 84 dan 65 tahun, serta seorang wanita berusia 70 tahun.
Meski mengalami luka, ketiganya segera dilarikan ke rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil. Pihak berwenang memperkirakan seluruh korban akan selamat.
Pelaku Punya Riwayat Kriminal
Dari hasil penelusuran awal, pelaku diketahui bukan orang baru dalam catatan kepolisian. Ia memiliki riwayat penangkapan sebelumnya, termasuk kasus ancaman dan penyerangan menggunakan senjata tajam.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif di balik aksi brutal tersebut, termasuk kemungkinan adanya faktor gangguan mental atau motif pribadi lainnya.