Trump Beri Sinyal Operasi Militer AS terhadap Iran Masih Berlanjut


 Trump Beri Sinyal Operasi Militer AS terhadap Iran Masih Berlanjut Arsip foto Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers di Washington. (Antaranews)

WASHINGTON, ARAHKITA.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi sinyal bahwa operasi militer terhadap Iran kemungkinan masih akan berlanjut. Pernyataan itu ia sampaikan melalui unggahan di platform media sosial Truth Social.

Dalam unggahannya, Trump menyoroti sejumlah capaian pemerintahannya selama 16 bulan terakhir, mulai dari kondisi pasar saham hingga operasi militer di Timur Tengah. Ia juga menyinggung apa yang disebutnya sebagai “penghancuran militer Iran” dan menambahkan kata “bersambung” dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut langsung memicu perhatian internasional karena muncul di tengah situasi yang masih tegang antara Amerika Serikat dan Iran. 

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran. Konflik itu kemudian diikuti kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan pada 7 April. Namun, ketegangan kedua negara belum benar-benar mereda.

Amerika Serikat diketahui masih memberlakukan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran. Di sisi lain, Teheran menerapkan aturan transit khusus bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dunia. Kondisi ini membuat situasi geopolitik kawasan Timur Tengah tetap menjadi perhatian global. 

Belakangan, Trump juga disebut semakin mempertimbangkan kemungkinan melanjutkan operasi militer skala besar terhadap Iran setelah proses negosiasi dinilai berjalan buntu. 

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan agar tidak ada lagi serangan terhadap negaranya.

Menurutnya, tekanan militer tidak akan menyelesaikan persoalan dan justru berpotensi memperburuk situasi kawasan.

Di tengah memanasnya hubungan kedua negara, dunia internasional kini menunggu apakah jalur diplomasi masih dapat ditempuh atau konflik justru kembali melebar.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru