Trump Sebut MoU Akhiri Konflik dengan Iran Sudah Berakhir, Tegaskan Tak Ingin Berurusan Lagi


 Trump Sebut MoU Akhiri Konflik dengan Iran Sudah Berakhir, Tegaskan Tak Ingin Berurusan Lagi Donald Trump menjawab pertanyaan dari anggota media selama pertemuan dengan para eksekutif minyak dan gas di Ruang Timur Gedung Putih pada 9 Januari 2026 di Washington DC. (Foto: Getty Images)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya disepakati dengan Iran untuk mengakhiri konflik di kawasan kini dianggap telah berakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat berbicara kepada wartawan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO. Menurutnya, kesepakatan yang sempat menjadi dasar penghentian konflik itu tidak lagi relevan.

"Saya rasa itu sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan dengan mereka (Iran) lagi. Mereka sampah," kata Trump.

MoU yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Islamabad berisi 14 poin kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Dokumen tersebut mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Lahir di Tengah Memanasnya Konflik

Kesepakatan itu muncul setelah ketegangan di Timur Tengah meningkat akibat serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan.

Melalui MoU tersebut, kedua pihak berupaya menciptakan mekanisme untuk meredakan eskalasi dan membuka jalan menuju stabilitas.

Isi Pokok Kesepakatan

Dalam dokumen tersebut, Pasal 1 mengatur pemberlakuan gencatan senjata serta penghentian seluruh operasi militer.

Sementara itu, Pasal 4 membahas situasi di front Lebanon, termasuk penarikan pasukan Israel dari wilayah yang disepakati. Pasal 5 mengatur pelayaran sementara serta koordinasi keamanan di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.

Adapun Pasal 10 dan Pasal 11 mengatur ekspor minyak Iran serta akses terhadap aset-aset Iran yang selama ini dibekukan dilansir Antara.

Trump Anggap Kesepakatan Tak Lagi Berlaku

Dengan menyebut MoU tersebut telah "berakhir", Trump mengisyaratkan bahwa pemerintahannya tidak lagi menjadikan kesepakatan itu sebagai dasar hubungan dengan Iran.

Pernyataan itu sekaligus menandai sikap keras Washington terhadap Teheran, di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah yang masih terus berkembang.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru