Loading
Soal Brexit, Prancis imbau Inggris segera putuskan langkah. (sindonews.com)
PARIS, ARAHKITA.COM - Menteri Urusan Eropa Prancis, Nathalie Loiseau, Jumat (15/2/2019), mengatakan Inggris harus memutuskan apa yang harus dilakukan sehubungan dengan keluarnya negara itu dari Uni Eropa sesegera mungkin.
Perdana Menteri Inggris Theresa May menelan kekalahan di parlemen tentang strategi Brexit miliknya pada Kamis. Hal tersebut merusak janjinya kepada para pemimpin Uni Eropa untuk mendapat persetujuan kesepakatan Brexit jika mereka memberinya kelonggaran.
"Saya katakan kepada rekan-rekan Inggris kami bahwa inilah saatnya untuk memutuskan apakah akan pergi secara baik-baik atau tiba-tiba. Terserah mereka," kata dia kepada radio RTL. "Ini murni pilihan Inggris. Apa yang kita katakan adalah: cepat!" kata Loiseau sebagaimana dilansir Antara dari Reuters.
Berdasarkan jadwal, Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret, tetapi May belum mengantongi persetujuan kesepakatan Brexit.
Loiseau mengatakan Uni Eropa akan menderita karena kesepakatan negosiasi ulang kesepakatan, perjanjian penarikan, yang disepakati dengan May tahun lalu. Dia mengaku tidak mengetahui tuntutan baru Inggris.
May sedang mengupayakan perubahan pada bagian paling kontroversial perjanjian penarikan - pengaturan backstop untuk memastikan tidak ada pengembalian perbatasan antara Irlandia anggota Uni Eropa dan Provinsi Irlandia Utara, Inggris, pasca Brexit.