Peretas bobol komputer Kementerian Pertahanan Israel Ilustrasi pixabaycom
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Sekelompok peretas mengeklaim berhasil membobol komputer Kementerian Pertahanan Israel dan mengambil informasi sensitif.
Sumber keamanan mengonfirmasi kepada harian Israel Hayom bahwa sistem kementerian telah dibobol, namun mereka tidak menyebutkan apakah data yang dicuri itu sensitif.
Kelompok peretas itu, yang membuat klaim di Telegram, menegaskan bahwa mereka telah berhasil mengakses data dari sistem komputer Kementerian Pertahanan.
Di antara dokumen yang diduga milik Kementerian Pertahanan itu berisi informasi soal komunikasi dan perintah, dan kemudian para peretas menawarkan dengan harga 50 bitcoin (sekitar Rp 54,6 miliar).
Hayom juga melaporkan bahwa peretas juga memperoleh data ekstensif namun hanya akan mempertimbangkan untuk menjualnya jika Israel setuju membebaskan 500 tahanan Palestina.