Minggu, 16 Agustus 2026

Satu Tewas, Empat Terluka dalam Penembakan di Taman Kentucky, AS


 Satu Tewas, Empat Terluka dalam Penembakan di Taman Kentucky, AS Ilustrasi - Penembakan. ANTARA/HO/Dokumentasi.

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Penembakan terjadi di sebuah taman di Lexington, Negara Bagian Kentucky, Amerika Serikat (AS), dan menewaskan satu orang serta melukai empat lainnya. Salah satu korban diketahui masih anak-anak.

Gubernur Kentucky Andy Beshear menyampaikan informasi tersebut saat menghadiri acara jamuan makan malam Partai Demokrat di Hyatt Regency, pusat kota Lexington.

Beshear mengatakan penembakan terjadi sekitar satu setengah mil dari lokasi acara ketika jamuan makan malam sedang berlangsung.

“Sekitar satu setengah mil dari sini, terjadi penembakan persis sejak kita memulai acara makan malam ini. Terdapat lima orang yang mengalami luka-luka dan kemungkinan satu orang meninggal,” kata Beshear, seperti dikutip Fox56.

Dua Anak Ikut Menjadi Korban

Laporan LEX18 yang mengutip Kepala Kepolisian Lexington Lawrence Weathers menyebutkan, terdapat lima korban dalam insiden tersebut.

Dari jumlah itu, dua korban merupakan anak-anak berusia 4 tahun dan 14 tahun. Salah satu korban kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sementara itu, empat korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis.

Insiden tersebut kembali menjadi perhatian karena terjadi di area publik dan melibatkan korban yang masih berusia anak-anak dilansir Antara.

Polisi Pastikan Tidak Ada Ancaman bagi Warga

Kepolisian Lexington menyatakan bahwa saat ini tidak ada ancaman yang membahayakan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Namun, polisi belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas pelaku maupun apakah tersangka telah berhasil diamankan.

Penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui kronologi lengkap penembakan, termasuk motif dan kondisi para korban.

Pihak berwenang juga masih mengumpulkan informasi terkait kejadian yang berlangsung di taman tersebut.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Internasional Terbaru