Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini Nutrisi Kunci untuk Kesehatan Bayi


 Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini Nutrisi Kunci untuk Kesehatan Bayi Ilustrasi ibu hamil (ANTARA/Pexels)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Ahli biokimia asal Prancis, Jessie Inchauspé, mengungkap tiga nutrisi penting yang wajib diperhatikan oleh ibu hamil demi mendukung perkembangan janin secara optimal.

Menurutnya, asupan nutrisi yang tepat tidak hanya membantu pertumbuhan organ bayi, tetapi juga menjaga kesehatan ibu serta memastikan energi tetap stabil sepanjang masa kehamilan.

“Nutrisi yang cukup selama kehamilan sangat penting untuk perkembangan bayi dan kesehatan ibu secara keseluruhan,” ujar Jessie.

1. Kolin untuk Perkembangan Otak Bayi

Nutrisi pertama yang disorot adalah kolin. Jessie merekomendasikan ibu hamil untuk mengonsumsi sekitar 450 miligram kolin setiap hari.

Salah satu sumber terbaik kolin adalah telur. Dalam satu kuning telur, terkandung sekitar 125 miligram kolin. Artinya, konsumsi empat butir telur per hari bisa membantu memenuhi kebutuhan tersebut.

Selain telur, kolin juga bisa diperoleh dari ayam, daging sapi, ikan, produk susu seperti yoghurt dan keju cottage.

“Kolin sangat penting untuk perkembangan otak bayi,” jelasnya.

Bagi ibu yang tidak mengonsumsi produk hewani, kedelai bisa menjadi alternatif sumber kolin nabati. Ia juga menyarankan penggunaan suplemen kolin jika diperlukan.

2. Protein untuk Pertumbuhan Organ Janin

Selain kolin, protein menjadi nutrisi penting berikutnya. Pada trimester kedua dan ketiga, ibu hamil disarankan mengonsumsi sekitar 1,5 gram protein per kilogram berat badan sebelum hamil.

Protein berperan besar dalam pembentukan dan pertumbuhan organ bayi, termasuk jaringan tubuh.

3. Omega-3 (DHA) untuk Cegah Kelahiran Prematur

Nutrisi ketiga yang tak kalah penting adalah asam lemak Omega-3, khususnya DHA. Zat ini berfungsi mendukung perkembangan otak janin sekaligus menurunkan risiko kelahiran prematur.

Jessie menyarankan konsumsi ikan berlemak sebanyak tiga kali dalam seminggu. Jenis ikan yang direkomendasikan antara lain sarden, makarel, teri, dan haring.

Selain itu, suplemen DHA juga bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan harian.

Batasi Gula Selama Kehamilan

Tak hanya membahas nutrisi penting, Jessie juga mengingatkan ibu hamil untuk membatasi asupan gula tambahan, idealnya tidak lebih dari 25 gram per hari.

“Selama kehamilan, glukosa dapat melewati plasenta dan memengaruhi metabolisme bayi di masa depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko peradangan serta lonjakan insulin pada janin, yang berpotensi memicu obesitas dan diabetes di kemudian hari.

 

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Kesehatan Terbaru