Ilustrasi - Sajian telur rebus dan roti gandum. (Pixabay)
TIDAK semua camilan pantas mendapat cap "tidak sehat". Selama ini, banyak orang menghindari makanan tertentu karena dianggap tinggi lemak atau kolesterol. Padahal, menurut para ahli gizi, sebuah makanan seharusnya dinilai dari keseluruhan kandungan nutrisinya, bukan hanya dari satu komponen saja.
Dikutip dari Eating Well, sejumlah camilan yang selama ini sering dipandang negatif justru dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Berikut beberapa camilan yang layak masuk daftar pilihan Anda.
1. Telur, Sumber Protein Berkualitas
Telur sering kali dihindari karena kandungan kolesterol pada kuning telurnya. Namun, pandangan tersebut kini mulai berubah.
Ahli gizi Lindsey Joe menjelaskan bahwa tubuh tetap membutuhkan kolesterol untuk memproduksi hormon serta membantu proses pencernaan. Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan memiliki pengaruh yang lebih kecil terhadap kadar kolesterol darah dibanding yang selama ini diyakini.
Bagi orang dewasa yang sehat, mengonsumsi hingga satu butir telur setiap hari dinilai masih aman dan bahkan dapat mendukung kesehatan jantung.
2. Dendeng Rendah Lemak
Dendeng maupun stik daging memang dikenal memiliki kadar natrium yang cukup tinggi. Namun, bukan berarti makanan ini harus dihindari sepenuhnya.
Menurut ahli gizi Karman Meyer, produk yang dibuat dari potongan daging rendah lemak tetap dapat menjadi camilan sehat karena kaya protein dan mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Ia menyarankan memilih dendeng berbahan daging sapi tanpa lemak atau kalkun dengan kandungan natrium tidak lebih dari 300 miligram per porsi.
3. Popcorn Tanpa Banyak Mentega
Popcorn ternyata bukan hanya teman saat menonton film. Jika diolah dengan tepat, camilan ini termasuk makanan yang baik untuk kesehatan jantung.
Sebagai biji-bijian utuh, popcorn mengandung serat dan senyawa nabati yang membantu menjaga tekanan darah sekaligus mendukung kadar kolesterol tetap normal.
Pilihan terbaik adalah popcorn buatan sendiri dengan sedikit atau tanpa tambahan mentega. Jika membeli popcorn kemasan, perhatikan label informasi gizi dan pilih produk dengan kandungan natrium rendah, sekitar lima persen atau kurang per porsi.
4. Buah dan Sayuran
Buah serta sayuran tetap menjadi camilan terbaik bagi siapa pun yang ingin menjaga kesehatan jantung.
Keduanya kaya akan serat, vitamin, mineral, dan kalium yang berperan penting dalam membantu mengontrol tekanan darah sekaligus menjaga fungsi pembuluh darah.
Semakin beragam warna buah dan sayuran yang dikonsumsi, semakin banyak pula antioksidan yang diperoleh tubuh.
5. Kacang-kacangan
Almond, kenari, pistachio, hingga kacang tanah mengandung lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang-kacangan dalam jumlah yang sesuai dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) serta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Meski demikian, porsinya tetap perlu diperhatikan karena kandungan kalorinya cukup tinggi.
6. Keju Rendah Natrium dan Kacang Arab Panggang
Pilihan camilan sehat lainnya adalah keju rendah natrium dan kacang arab (chickpea) panggang.
Keju rendah natrium menyediakan protein dan kalsium, sedangkan kacang arab panggang kaya serat serta protein nabati yang membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Keduanya bisa menjadi alternatif camilan praktis yang mendukung pola makan sehat.
Kuncinya Tetap pada Porsi dan Cara Mengolah
Para ahli menekankan bahwa tidak ada makanan yang sepenuhnya "baik" atau "buruk". Yang paling penting adalah memperhatikan porsi, cara pengolahan, serta keseimbangan pola makan sehari-hari.
Memilih camilan yang kaya nutrisi, rendah garam berlebih, dan minim tambahan gula dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.