Selasa, 27 Januari 2026

Fashion 2026: Saat Gaya Maksimalis dan Detail Ekspresif Berkuasa


 Fashion 2026: Saat Gaya Maksimalis dan Detail Ekspresif Berkuasa Tren gaya yang perlu diperhatikan di tahun 2026, Warna-warna berani, rumbai-rumbai, dan kemewahan yang mencolok. (Foto: bbc.com)

JIKA resolusi Tahun Baru Anda adalah berhenti mengulang tiga outfit yang sama setiap minggu (tenang, ini zona aman), 2026 hadir membawa alasan kuat untuk bereksperimen. Dunia mode bergerak cepat, dan lewat kalender fashion global, para desainer telah memberi gambaran jelas tentang apa yang akan mendominasi gaya berpakaian saat cuaca mulai menghangat.

Sepanjang awal tahun, peragaan busana musim semi/panas di London, Paris, Milan, hingga New York menjadi panggung lahirnya tren baru. Dari warna yang berani hingga detail dramatis, inilah enam arah gaya yang diprediksi akan meramaikan lemari pakaian sepanjang 2026 dilansir bbc.com.

1. Warna Berani yang Percaya Diri

Musim semi biasanya identik dengan pastel lembut dan motif floral manis. Namun 2026 justru melawan arus. Warna-warna blok yang kuat—kuning menyala, merah intens, hijau segar, hingga biru elektrik—muncul sebagai simbol keberanian baru dalam berekspresi.

Rumah mode besar seperti Loewe, Dior, dan Fendi menghadirkan palet warna pelangi dalam potongan tegas. Desainer Belgia Meryll Rogge bahkan menampilkan biru elektrik sebagai pusat perhatian.

Tips gaya: Mulailah dari satu item statement—tas, blazer, atau sepatu—berwarna mencolok untuk memberi aksen tanpa terasa berlebihan.

2. Kemewahan yang Tak Lagi Diam-Diam

Jika 2025 dikenal dengan “quiet luxury” yang serba minimal, maka 2026 adalah kebalikannya. Dunia fashion memasuki fase kemewahan yang lantang—penuh volume, tekstur kaya, dan aksesori besar.

Di panggung Saint Laurent, siluet serba hitam dari kulit tampil dominan dan kuat. Missoni menghadirkan motif chevron khas dengan kalung mencolok, sementara Balenciaga dan Chanel mengeksplorasi bulu dengan tekstur dan warna dramatis.

Tips gaya: Jangan ragu mengombinasikan item paling “berisik” di lemari Anda dengan potongan sederhana agar tetap seimbang.

3. Rumbai dan Pinggiran yang Hidup

Rumbai kembali—dan kali ini lebih ekspresif. Detail berjumbai pada gaun, rok, hingga tas dianggap mencerminkan kondisi dunia yang penuh ketidakpastian: busana menjadi sarana pelarian visual yang menyenangkan.

Label Australia Aje menampilkan siluet feminin dengan rumbai lembut, sementara Balmain memperkenalkan tas suede besar dengan pinggiran dramatis. Sentuhan neon dari Elie Saab dan Louis Vuitton semakin menegaskan tren ini.

Tips gaya: Tas kulit atau suede berjumbai adalah cara termudah mengikuti tren ini—bahkan bisa ditemukan di toko vintage atau preloved.

4. Tekstur yang Kaya dan Berlapis

Tekstur menjadi kunci penting dalam fashion 2026. Lipatan, kerutan, renda, hingga lapisan kain memberi dimensi baru pada busana sehari-hari.Chloé menampilkan bustier floral bertekstur, sementara Moschino bermain dengan setelan berkerut dalam warna kontras. Zimmermann menghadirkan layering dramatis, sedangkan Isabel Marant mengeksplorasi rok berlapis dengan detail pom-pom.

Tips gaya: Pilih tekstur yang sesuai karakter Anda—detail kecil pun cukup untuk memberi kesan berbeda pada outfit lama.

5. Kembalinya Mantel Trench

Trench coat kembali menjadi pahlawan gaya transisi. Potongannya fleksibel, fungsional, dan selalu relevan. Tahun 2026, mantel klasik ini hadir dengan sentuhan baru.Celine bermain dengan lapisan dalam berwarna cerah, sementara Saint Laurent mengeksplorasi material dan warna yang lebih berani. Givenchy menambahkan detail kancing kontras untuk tampilan modern.

Tips gaya: Investasi trench coat berkualitas selalu aman—ia tak pernah benar-benar ketinggalan zaman.

6. Seragam Kerja yang Lebih Modis

Di tengah dominasi maksimalisme, gaya korporat mendapat pembaruan segar. Setelan kerja tampil lebih ekspresif tanpa kehilangan kesan profesional.Stella McCartney dan Bottega Veneta menghidupkan kembali power dressing ala 1980-an. Sementara Thom Browne melangkah lebih jauh dengan rok yang seluruhnya terbuat dari dasi.

Tips gaya: Padukan kemeja klasik dengan rompi atau sweater untuk tampilan kerja yang rapi tapi tetap modern.

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lifestyle Terbaru