Selasa, 27 Januari 2026

52 Karya Komunitas Hobi Lukis Gelar Pameran Lukisan Bersama di Balai Budaya


 52 Karya Komunitas Hobi Lukis Gelar Pameran Lukisan Bersama di Balai Budaya Sesi bincang-bincang menghadirkan Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono, M.S, Monica Gunawan dan Ketua Panitia Pameran Cecilia D. Kristiari di sela pameran lukisan bersama SaNur Painters, dari tanggal 15 -23 Oktober 2022, di Balai Budaya, Jl. Gereja Theresia No.47, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Komunitas hobi lukis dari para alumni sekolah Santa Ursula, yang disebut dengan nama singkatan SaNur Painters menggelar pameran lukisan bersama, dari tanggal 15 -23 Oktober 2022, di Balai Budaya, Jl. Gereja Theresia No.47, Menteng, Jakarta Pusat. Pameran dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Meutia Hatta Swasono, M.S. pada hari Sabtu, tanggal 15 Oktober 2022 jam 10:00 pagi. Untuk umum dibuka mulai 16 s/d 23 Oktober 2022 dari jam 09.00 WIB hingga jam 17.00 wib. Pameran juga diisi dengan kegiatan workshop fabric painting, workshop lukis sketsa dengan cat air dan sesi melukis bersama selama Pameran.

SaNur Painters bernaung di bawah Ikatan Alumni Santa Ursula Jalan Pos Jakarta (ISP).  Komunitas ini diawali dari harapan 3 lulusan SMA St. Ursula Jakarta, yaitu Putu Amy Kardi (alumni ‘89), Olga Tobing (alumni ‘75), Cecilia D. Kristiari (alumni ‘89), akan sebuah wadah bagi para alumni yang hobi melukis, kemudian lahirlah SaNur Painters sejak pertemuan perdana pada 15 Desember 2018, yang dihadiri oleh 17 orang alumni, komunitas ini terus berkembang hingga anggotanya kini 155 orang dari lintas angkatan.  Kegiatan Sanur Painters antara lain mengadakan workshop, melukis bersama, aktifitas sosial dan berpameran.   

Pameran Lukisan SaNur Painters yang diselenggarakan kali ini bertema “Semesta Hijau”. Menurut ketua panitia pameran Cecilia D. Kristiari (Ari ’89), tema ini dipilih sebagai ekspresi seni komunitas dalam semangat kebangkitan kembali produktif pasca pandemi, bersamaan dengan peringatan Hari Habitat Sedunia di bulan Oktober. “Tema pameran ini juga sebagai pengingat agar kita bersahabat dengan lingkungan. Persepsi atas keindahan semesta diharapkan dapat membangkitkan semangat untuk terus bertanggung jawab secara pribadi dan kolektif, saling berbagi, dan terus menjaga lingkungan bagi generasi mendatang,”ungkapnya.

Meutia Hatta sebagai undangan khusus dan narasumber yang juga alumni St Ursula dalam kesempatan tersebut mengatakan melalui pameran lukisan kita belajar tentang pendidikan, bagaimana mencintai lingkungan dan mengenal Indonesia.

Kata Meutia, komunitas ini saling bertukar pandangan tentang teknik melukis dengan obyek yang bagus. “Mereka saling berkomunikasi dan tidak putus hubungan,”ujarnya.

Sementara Monica Gunawan sebagai pemilik galeri seni dan juga restorator lukisan sangat bangga atas terselenggaranya pameran ini. Menurut Monica, pameran ini lebih dari sekedar ekspresi diri tapi juga aksi nyata dengan menyisihkan hasil penjualan lukisan untuk diberikan kepada Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) bagi kegiatan konservasi lingkungan.

Sebanyak 52 peserta dari anggota SanUr Painters memamerkan karya lukisannya, dengan medium cat air, cat minyak, cat akrilik, dalam berbagai ekspresi dan pengembangan ide yang beragam. Meski masih belajar berkarya lewat lukisan, mereka mencoba berani menampilkan karyanya masing-masing. Harapan para anggota SaNUr Painters adalah agar Pameran ini menjadi sarana bagi mereka untuk terus mengembangkan diri dan dapat membawa kebaikan bagi komunitas, almamater, serta masyarakat luas.

Helena Muljanto, salah satu dari 52 peserta yang memamerkan karya lukisannya berjudul: Didgit Cobbleheart and Friends Happy Together in Fantasy Forest.

Acara ini sukses terselenggara berkat dukungan pihak sponsor seperti  Hydro Coco, Eclatrivia Pratama Solusindo, Carburator Springs, Forisa, Artland, dan Lily & Eddy.

 

 

 

 

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lifestyle Terbaru