Nanik S Deyang sesaat setelah turun dari kendaraan untuk mengikuti prosesi pelantikan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Nanik S Deyang tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (8/6/2026) sore menjelang pelantikannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Kehadiran Nanik menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto memutuskan melakukan pergantian pimpinan di lembaga yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan pantauan di lokasi, Nanik yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN tiba sekitar pukul 14.51 WIB. Ia tampil mengenakan kebaya berwarna biru muda dipadukan dengan selendang dan kerudung hitam.
Saat ditanya mengenai kehadirannya di Istana, Nanik mengungkapkan bahwa dirinya mendapat panggilan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
"Tadi (dihubungi Seskab Teddy)," kata Nanik.
Meski demikian, ia belum bersedia memberikan banyak keterangan terkait agenda pelantikannya sebagai Kepala BGN.
"Nanti kan belum dilantik," ujarnya singkat.
Selain Nanik, sejumlah pejabat yang juga akan mengisi posisi strategis di BGN terlihat hadir di Kompleks Istana Kepresidenan. Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn) Trenggono datang untuk mengikuti pelantikan sebagai Wakil Kepala BGN.
Baca juga:
DPR Apresiasi Pergantian Pimpinan BGN, Harap Layanan Gizi dan Program Daerah 3T Makin OptimalTrenggono tiba sekitar pukul 15.13 WIB dengan mengenakan setelan jas hitam, kopiah hitam, dan dasi biru. Satu menit kemudian, Agustina Arumsari menyusul dengan mengenakan kebaya biru muda.
Pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah Presiden Prabowo pada 2 Juni lalu mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Bersamaan dengan itu, dua Wakil Kepala BGN, Lodewijk Pusung dan Sony Sonjaya, juga diberhentikan dari posisinya.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, didampingi Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Sebelum dipercaya memimpin BGN, Nanik telah menjabat sebagai Wakil Kepala BGN dan terlibat dalam berbagai program yang dijalankan lembaga tersebut. Sementara itu, Agustina sebelumnya mengemban tugas sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sedangkan Trenggono menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pergantian jajaran pimpinan BGN merupakan hasil evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Perubahan kepemimpinan di BGN juga terjadi di tengah proses hukum yang sedang berlangsung. Pada 3 Juni lalu, Kejaksaan Agung menetapkan Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis tahun anggaran 2025–2026.
Dengan dilantiknya Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, pemerintah berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan optimal sekaligus memperkuat tata kelola lembaga di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap program strategis tersebut.