Setahun Program Unggulan, OKE OCE Dinilai Gagal


 Setahun Program Unggulan,  OKE OCE Dinilai Gagal Gerai Tani OKE OCE belum mencapai target (Net)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Program unggulan yang kerap digaungkan Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat kampanye Pemilihan Gubernur DKI beberapa waktu lalu, dinilai gagal.

Adalah Program OKE OCE, yang kerap disuarakan pasangan terpilih ini. Oleh sebagian kalangan tidak mencapai target yang dicanangkan sebelumnya. Pasalnya, sebanyak 54.564 anggota OKE OCE belum bisa menjalankan usaha karena terhalang izin.

"Dalam setahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan bersama Sandiaga Uno (saat itu) baru berhasil mencetak pengusaha sekitar 3,31 persen," ujar Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono dalam diskusi setahun program unggulan Gubernur Anies Baswedan di Gedung DPRD, Jakarta, kemarin.

Gembong menjelaskan data per Januari hingga awal Oktober 2018, baru 1.811 Izin Usaha Mirko dan Kecil (IUMK) yang tergabung dalam gerakan OK OCE. Gerai Tani OKE OCE juga belum mencapai target.

Rencana 44 OK OCE Mart yang dapat tumbuh di tahun pertama pun tidak terealisasikan. Hingga kini baru ada tujuh OKE OCE Mart yang berlokasi di Cikajang, Muara Angke, Kalibata, Jalan Benyamin Sueb, Rawamangun, Penjaringan dan Kembangan. "Artinya sekali lagi sangat tidak mampu memenuhi janji akses pangan dengan harga murah ," imbuhnya.

PDIP juga sempat mendapat aduan dari salah seorang warga Kelurahan Kayumanis soal pelatihan OKE OCE. Pelatihan yang dilakukan menggunakan aplikasi pesan singkat dinilai tidak efektif dan lebih banyak konten politiknya.


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Nasional Terbaru