Loading
Gelombang pertama Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) tahun ini pun mencatat hasil positif dengan 54 peserta terdaftar. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat mencanangkan target ambisius dalam kaderisasi tahun 2025: menjaring hingga 100 anggota baru. Upaya ini menandai langkah berani keluar dari pola lama yang hanya berhasil merekrut sekitar 30 anggota per tahun.
Langkah besar ini digaungkan di bawah kepemimpinan Rikardus Redja selaku Ketua Presidium dan Engki Namang sebagai Presidium Pendidikan dan Kaderisasi (PPK). Mereka menegaskan pentingnya perubahan paradigma dalam rekrutmen kader baru PMKRI.
"Kami ingin keluar dari zona nyaman. Target 100 peserta bukan hanya angka, tetapi semangat untuk menjadikan PMKRI sebagai ruang belajar yang terbuka, aktif, dan berpengaruh bagi mahasiswa Katolik," ujar Engki Namang.
Gelombang pertama Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) tahun ini pun mencatat hasil positif dengan 54 peserta terdaftar. Capaian ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa PMKRI Jakarta Pusat tengah memasuki fase baru dalam penguatan kaderisasi.
Misi Kaderisasi: Membangun Aktivis Muda yang Siap Berjuang
Sebagai organisasi kemahasiswaan Katolik yang telah berkiprah sejak era pascakemerdekaan, PMKRI dikenal aktif dalam berbagai momen sejarah penting bangsa—dari Gerakan Mahasiswa 1965, reformasi 1998, hingga berbagai isu sosial-politik di era modern. Kini, PMKRI Jakarta Pusat ingin kembali menghidupkan semangat aktivisme di kalangan mahasiswa Katolik lintas kampus di wilayah DKI Jakarta.
Ketua Panitia MPAB 2025, Fransiskus A. Payong Niran, menegaskan pentingnya kaderisasi yang terstruktur dan bermakna.
"MPAB adalah gerbang awal pendidikan formal di PMKRI. Tahun ini, kami mengangkat tema ‘Kamu Dipanggil untuk Bertumbuh dan Berjuang’ sebagai refleksi dari panggilan iman dan sosial. Kami ingin mencetak kader yang tidak hanya kritis dan progresif, tetapi juga berkontribusi nyata bagi Gereja dan bangsa."
MPAB PMKRI Jakarta Pusat Digelar 27–29 Juni 2025
Rangkaian kegiatan MPAB dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 Juni 2025. Selain pengenalan organisasi dan nilai-nilai dasar PMKRI, peserta juga akan mengikuti pelatihan dasar kepemimpinan, diskusi sosial-politik, dan refleksi spiritual.
PMKRI mengundang seluruh mahasiswa Katolik di Jakarta untuk bergabung dan terlibat dalam perjuangan membangun masyarakat yang adil dan beradab melalui kaderisasi intelektual populis.
"Menjadi bagian dari PMKRI berarti menjadi bayangkara Gereja dan bangsa. Mari berjuang bersama demi keadilan sosial, kemanusiaan, dan persaudaraan sejati," tutup Engki.