LRT Jabodebek Tambah Perjalanan Harian, Headway Lebih Singkat dan Penumpang Tembus 118 Ribu


  • Kamis, 03 Juli 2025 | 21:30
  • | News
  LRT Jabodebek Tambah Perjalanan Harian, Headway Lebih Singkat dan Penumpang Tembus 118 Ribu PT KAI menambah jumlah perjalanan LRT Jabodebek menjadi 398 kali per hari kerja. (Foto ilustrasi: pixabay.com)

JAKARTA, ARAHKITA.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi publik di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). Mulai awal Juli 2025, jumlah perjalanan harian LRT Jabodebek resmi ditambah untuk mengakomodasi lonjakan penumpang dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, kini ada 24 rangkaian kereta yang beroperasi setiap hari kerja (Senin–Jumat), naik dari sebelumnya 22 rangkaian. Penambahan ini turut meningkatkan frekuensi perjalanan dari 366 menjadi 398 kali per hari.

“Penambahan ini menjadi bentuk respons terhadap tingginya antusiasme masyarakat terhadap transportasi umum. Dengan peningkatan jumlah rangkaian, headway antar kereta juga semakin singkat,” ujar Anne di Jakarta, Kamis (3/7/2025).

Rekor Baru Penumpang LRT: 118 Ribu Orang Sehari

Langkah penambahan perjalanan ini terbukti efektif. Pada 1 Juli 2025, LRT Jabodebek mencatat rekor baru dengan 118.114 pengguna dalam satu hari, melampaui capaian sebelumnya sebesar 114.000 penumpang pada 28 Mei 2025.

Data internal KAI menunjukkan bahwa sepanjang 1 Maret hingga 30 Juni 2025, jumlah rata-rata pengguna LRT per hari kerja mencapai 95.586 orang. Angka ini meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode November 2024–Februari 2025, yang mencatat rata-rata 86.784 pengguna per hari.

Headway Makin Cepat, Waktu Tunggu Lebih Singkat

Dengan jadwal baru, waktu tunggu antar kereta saat jam sibuk (headway) semakin singkat. Untuk relasi Jatimulya/Harjamukti–Cawang (PP), headway kini menjadi 9 menit 25 detik, sementara pada lintas Cawang–Dukuh Atas BNI, headway dipangkas menjadi 4 menit 12,5 detik.

Tak hanya di hari kerja, jumlah perjalanan akhir pekan juga ikut naik. Pada Sabtu, LRT Jabodebek kini mengoperasikan 20 rangkaian (sebelumnya 18), yang menghasilkan 326 perjalanan, naik dari 270. Sedangkan pada Minggu dan hari libur nasional, jadwal tetap seperti biasa dengan 270 perjalanan.

Dukung Pemerataan dan Pembangunan Inklusif

Penambahan operasional ini selaras dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam hal pemerataan pembangunan dan keadilan sosial.

“LRT Jabodebek bukan sekadar moda transportasi. Ini adalah fondasi untuk membangun kota yang lebih maju, efisien, dan inklusif,” tutur Anne.

KAI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan transportasi publik yang ramah lingkungan, mengurangi kemacetan, serta membuka akses ekonomi dan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru