Tragedi di Jakarta Islamic Center, Remaja Tewas Usai Ketahuan Mencuri Tembaga


  • Kamis, 24 Juli 2025 | 22:30
  • | News
 Tragedi di Jakarta Islamic Center, Remaja Tewas Usai Ketahuan Mencuri Tembaga Petugas kebersihan Jakarta Islamic Center (JIC) Koja Jakarta Utara membersihkan lokasi tempat tewasnya remaja yang melompat dari lantai tiga bangunan tersebut pada Kamis (24/7/2025).ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

JAKARTA, ARAHKITA.COM  – Insiden tragis terjadi di kompleks Masjid Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (24/7/2025) sore. Seorang remaja berinisial ASH (16) ditemukan tewas setelah melompat dari lantai tiga gedung JIC, usai kepergok mencuri tembaga bersama seorang temannya.

Menurut keterangan Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto, ASH panik ketika aksinya bersama AAL (15) diketahui oleh petugas keamanan dan petugas kebersihan yang berjaga di area masjid. Dalam upaya melarikan diri, ASH berlari ke lantai tiga dan langsung melompat dari ketinggian.

“Remaja ini sempat dikejar dan akhirnya nekat lompat dari lantai tiga. Ia tewas di tempat,” ujar Andry saat ditemui di lokasi kejadian.

Berawal dari Aksi Pencurian di Area Bekas Kebakaran

Aksi pencurian ini terjadi di bagian gedung yang sempat terbakar beberapa tahun lalu. Area tersebut diketahui masih menyimpan material bekas konstruksi, termasuk tembaga dan kuningan sisa pelapis kubah masjid.

Ketika kedua remaja tersebut mencoba mengambil material logam tersebut, aksi mereka dipergoki oleh petugas. Kedua pelaku pun lari ke arah lantai atas, namun akibat panik, ASH memilih jalur nekat.

“ASH lari duluan dan langsung loncat. Sementara AAL sempat hendak ikut melompat, tapi berhasil dicegah oleh petugas keamanan,” tambah Andry.

Suara Keras dan Penemuan Jenazah

Beberapa petugas yang berada di sekitar lokasi sempat mendengar suara keras dari bawah. Salah satu petugas kebersihan yang duduk tak jauh dari titik jatuhnya ASH langsung mengecek sumber suara dan menemukan korban sudah dalam kondisi sekarat.

“Awalnya dengar suara ‘gedebuk’. Waktu dicek, ternyata ASH sudah dalam keadaan kritis dan tak lama kemudian meninggal dunia,” ungkap salah satu saksi mata dikutip Antara.

Jenazah ASH dievakuasi sekitar pukul 17.54 WIB menggunakan ambulans dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, area jatuhnya korban langsung diberi garis polisi dan dibersihkan dari sisa darah oleh petugas kebersihan.

Remaja Lain Selamat dan Diamankan

Berbeda nasib dengan ASH, rekan pelaku yakni AAL berhasil diamankan hidup-hidup oleh petugas keamanan dan langsung dibawa masuk ke dalam gedung. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk latar belakang kedua remaja yang nekat mencuri logam berharga dari area masjid.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru