Loading
BMKG: Waspadai Suhu Panas Lebih dari 34°C di Sejumlah Kota Besar. (SindoNews)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk mewaspadai suhu panas ekstrem yang diprediksi terjadi hari Minggu ini, dengan suhu maksimum harian mencapai lebih dari 34 derajat Celsius.
Menurut prakiraan cuaca yang disampaikan oleh Zen Putri, seorang prakirawati BMKG di Jakarta, suhu panas tertinggi diprediksi terjadi di wilayah Surabaya dan sekitarnya, dengan puncaknya berlangsung pada tengah hari sekitar pukul 12.00 WIB. Suhu tersebut diperkirakan akan bertahan selama beberapa jam ke depan, menimbulkan potensi gangguan kesehatan apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Selain Surabaya, BMKG juga mencatat suhu panas yang mendekati atau melampaui 33 derajat Celsius di beberapa kota besar lainnya, seperti Semarang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Serang, Palembang, dan Jakarta.
Bahkan dalam 24 jam terakhir, suhu ekstrem lebih dari 36 derajat Celsius tercatat di sejumlah wilayah, termasuk Tanjung Selor di Kalimantan Utara, Kota Palu di Sulawesi Tengah, Berau di Kalimantan Timur, dan Deli Serdang di Sumatera Utara.
Baca juga:
Suhu Global Turun di 2025 karena La Niña, Tapi Ilmuwan Wanti-wanti Rekor Panas Baru Segera DatangKondisi ini masih berkaitan dengan tutupan awan yang minim, peralihan musim kemarau dan pergerakan semu matahari yang berada di atas khatulistiwa. Namun, berdasarkan pengamatan BMKG kondisi ini masih dalam kategori biasa yang tidak berdampak pada perubahan musim di Indonesia.
Demi mengurangi dampak suhu panas tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk mengkonsumsi air secara cukup dan teratur supaya terhindar dari dehidrasi, terutama saat melaksanakan kegiatan di luar ruangan.
Kemudian, menggunakan pelindung seperti topi atau payung untuk melindungi kepala dan tubuh bagian atas, kacamata hitam untuk melindungi mata, bila perlu menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar Ultra Violet (UV).
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarang melakukan pembakaran apapun di lahan kosong dalam kawasan hutan dan kawasan penampungan sampah.
Pemerintah daerah diharapkan untuk dapat melakukan penyiraman darat demi mengurangi potensi kebakaran akibat terik matahari di kawasan hutan dan lahan maupun tempat pembuangan akhir sampah.
BMKG, dilansir Antara, memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang aktual setiap harinya terkait hasil analisa suhu panas dengan cara mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.