PWI Jaya Perkuat Struktur dan Kebersamaan Lewat Penyesuaian Pengurus Baru


  • Selasa, 14 Oktober 2025 | 22:00
  • | News
 PWI Jaya Perkuat Struktur dan Kebersamaan Lewat Penyesuaian Pengurus Baru Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo dalam rapat pleno yang digelar secara luring dan daring di Markas PWI Jaya, Selasa (14/10/2025). (Foto: Dok. PWI Jaya)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya kembali melakukan penyesuaian susunan kepengurusan sebagai langkah memperkuat struktur organisasi sekaligus mempererat semangat kebersamaan di antara para anggotanya.

Langkah ini dilakukan menyusul beberapa pengurus yang berpindah tugas setelah dipercaya mengemban amanah baru di PWI Pusat periode 2025–2030, serta berpulangnya salah satu pengurus aktif yang dikenal berdedikasi tinggi.

Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, menyebut penyesuaian ini sebagai bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Ia menegaskan bahwa perubahan di tubuh PWI Jaya tidak lepas dari semangat sinergi dengan PWI Pusat.

“Kami sepenuhnya mendukung rekan-rekan yang kini bertugas di PWI Pusat. Semoga mereka terus membawa semangat profesionalisme dan solidaritas khas PWI Jaya di tingkat nasional,” ujar Kesit dalam rapat pleno yang digelar secara luring dan daring di Markas PWI Jaya, Selasa (14/10/2025).

Penghargaan dan Duka Cita

Dalam kesempatan tersebut, Kesit juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Adv. Fathan Rangkuti, SH, Ketua Seksi Wartawan Multimedia, yang meninggal dunia pekan lalu.

“Beliau banyak berkontribusi bagi PWI Jaya. Semoga amal baik dan dedikasinya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.

Struktur Baru dan Penguatan Organisasi

Melalui rapat pleno, PWI Jaya menetapkan sejumlah nama baru dalam jajaran pengurus. Benny Joewono kini menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat, menggantikan Drs. Johny Hardjojo, M.Si, yang naik ke struktur PWI Pusat sebagai Ketua Departemen Hankam, TNI, dan Polri.

Dewan Penasihat juga diperkuat dengan dua nama baru: Dr. M. Nasir, SH, MH dan komentator sepak bola kondang M. Kusnaeni alias Bung Kus.Adapun lima pengurus PWI Jaya yang kini bergabung dengan PWI Pusat adalah Johny Hardjojo, Kadirah, Anrico Pasaribu, SH, Hengky Lumban Toruan, dan Sumber Rajasa Ginting.

Beberapa posisi pun turut diisi oleh wajah baru:

Stanislaus Jumar Sudiyana (Radio Sonora) menggantikan Kadirah sebagai Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah.

Rinto, SH menggantikan Anrico Pasaribu, SH sebagai Ketua Seksi Wartawan Hukum.

Raden Wuryanto naik menggantikan Sumber Rajasa Ginting sebagai Ketua Seksi Kemitraan, Kerja Sama, dan Hubungan Antarlembaga.

Semangat Kebersamaan dan Profesionalisme

Kesit menegaskan bahwa PWI Jaya akan terus menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota, tanpa memandang perbedaan pandangan.

“Bagi rekan-rekan yang mungkin memiliki pandangan berbeda, kami akan menyikapinya secara bijak. PWI Jaya adalah tempat semua insan pers bisa berkontribusi dengan semangat persaudaraan,” ujarnya.

Menurut Kesit, penyesuaian struktur bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari upaya menjaga soliditas, profesionalisme, serta nilai kebersamaan yang menjadi fondasi organisasi.

“Kepengurusan boleh berubah, tapi semangat kebersamaan harus tetap menyala,” tegasnya.

Penegasan soal Keabsahan KTA dan Agenda Organisasi

Kesit juga menyinggung soal Kartu Tanda Anggota (KTA) hasil Orientasi Keanggotaan dan Kewartawanan (OKK) yang tidak dikeluarkan oleh PWI Jaya.“Kami tidak mengakui produk KTA yang bukan dari kepengurusan resmi PWI Jaya. Jika ada pihak yang merasa dirugikan, silakan melapor ke aparat berwenang atau langsung ke kami,” ujarnya tegas.

Sebagai tindak lanjut, PWI Jaya akan kembali menggelar OKK in-house di RRI Jakarta pada akhir Oktober dengan lebih dari 20 peserta. Setelah itu, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) juga akan dilaksanakan pada November mendatang.

Langkah-langkah tersebut menjadi bukti komitmen PWI Jaya dalam membangun wartawan profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru