Loading
Ilustrasi - PWI Pusat segera gelar perayaan Natal Bersama pada 24 Januari 2026 di Polda Metro Jaya. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Momen Natal selalu menjadi waktu yang dinanti untuk mempererat tali kasih dan persaudaraan. Tahun ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat telah menyiapkan agenda istimewa bagi para insan pers Kristiani. Sebuah perayaan Natal Bersama rencananya akan digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Acara yang dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB ini bukan sekadar seremoni rutin. Dengan mengusung tema mendalam, "Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga" (Matius 1:21-24), PWI ingin menekankan bahwa Natal adalah sumber pengharapan yang nyata bagi unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.
Misi Mempererat Persaudaraan Lintas Media
Ketua Panitia Natal Bersama PWI Pusat, Edison Siahaan, mengungkapkan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Menurutnya, di tengah kesibukan memburu berita, wartawan juga butuh ruang untuk mengisi spiritualitas dan memperkuat jejaring persaudaraan.
"Kami ingin menghadirkan suasana persekutuan yang hangat. Tema tahun ini mengingatkan kita semua bahwa kehadiran Tuhan membawa keselamatan tidak hanya untuk keluarga, tapi juga berdampak pada kehidupan bermasyarakat," ujar Edison saat ditemui di Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Hadir Secara Hybrid, Jangkau Wartawan se-Indonesia
Menariknya, perayaan ini didesain agar inklusif. Bagi rekan-rekan wartawan yang berada di luar Jabodetabek, jarak bukan lagi penghalang. Panitia memastikan seluruh rangkaian acara akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi PWI Pusat.
Edison juga mengundang rekan-rekan wartawan Kristiani di wilayah Jabodetabek untuk hadir langsung di lokasi. "Ini adalah wujud keterbukaan dan semangat persaudaraan lintas media. Kami ingin nilai-nilai damai Natal menguatkan kita dalam menjalankan tugas jurnalistik yang profesional dan beretika," tambahnya.
Melalui acara ini, diharapkan insan pers tidak hanya andal dalam memberikan informasi publik, tetapi juga tetap memiliki pondasi kasih yang kuat dalam menjalankan profesinya.