Polisi Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Makanan yang Tewaskan Tiga Orang di Jakarta Utara


  • Jumat, 02 Januari 2026 | 16:45
  • | News
 Polisi Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Makanan yang Tewaskan Tiga Orang di Jakarta Utara Korban selamat yang diduga keracunan makanan mendapatkan perawatan setelah ditemukan warga di dalam kontrakan di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Antara)

JAKARTA, ARAHKITA.COM – Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara masih mendalami peristiwa tragis yang menewaskan tiga orang di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Warakas V, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat pagi. Ketiga korban diduga meninggal dunia akibat keracunan makanan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi terhadap para korban.

“Kami masih melakukan olah TKP dan proses identifikasi terhadap jasad korban untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” ujar Onkoseno saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, (2/1/2026). 

Korban yang ditemukan meninggal dunia diketahui terdiri dari dua perempuan dan satu anak laki-laki. Mereka ditemukan tak bernyawa di dalam rumah kontrakan tersebut. Sementara satu korban lainnya berhasil selamat dan langsung dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.

Adapun korban meninggal dunia masing-masing berinisial AAB (13), SS (50), dan AAL (27). Sedangkan korban selamat adalah seorang pria berinisial ASJ (22).

Berdasarkan keterangan saksi, salah satu warga mengaku sempat berpapasan dengan korban AAL pada Kamis malam (1/1) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban masih terlihat beraktivitas seperti biasa.

Saksi lainnya yang baru tiba di kontrakan tersebut mengungkapkan mendengar suara minta tolong dari dalam rumah. Ketika didatangi, korban ASJ terlihat tergeletak di lantai usai keluar dari kamar mandi.

“Korban sempat ditanya, namun mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi karena sedang mandi. Kami langsung menghubungi Ketua RT untuk meminta bantuan,” ujar saksi seperti dikutip dari Antara

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru