Loading
Respons cepat Dit Polairud Polda Jatim menyelamatkan dua anak yang terjebak lumpur akibat air laut surut di Pantai Kenjeran, Surabaya, Sabtu (3/1/2025). (Foto: Istimewa)
SURABAYA, ARAHKITA.COM - Kesigapan aparat kembali terlihat di kawasan wisata Pantai Kenjeran, Surabaya. Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Jawa Timur berhasil menyelamatkan dua anak yang terjebak lumpur tebal akibat air laut surut, Sabtu (3/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat anggota Dit Polairud Polda Jatim tengah melaksanakan pengamanan rutin sekaligus memberikan imbauan keselamatan kepada pengunjung di kawasan Pantai Kenjeran. Di tengah kegiatan itu, petugas melihat dua anak berada di area pinggir pantai yang dipenuhi lumpur pekat. Kondisi air laut yang surut membuat lumpur semakin dalam, sehingga kedua anak tersebut tidak mampu bergerak dan berisiko mengalami situasi berbahaya.
Tanpa menunggu lama, personel yang berada di lokasi langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Aksi penyelamatan tersebut dipimpin oleh Bharada Nevan, staf Renmin Dit Polairud Polda Jatim, yang dengan sigap menembus area berlumpur untuk menjangkau korban. Berkat respons cepat dan penanganan yang tepat, kedua anak berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Apresiasi atas tindakan heroik itu disampaikan oleh Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago. Ia menilai langkah cepat personel di lapangan mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran aparat tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga kesiapsiagaan dalam situasi darurat yang dapat mengancam keselamatan warga.
Lebih lanjut, Kombes Pol Erdi mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar selalu mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai. Ia menekankan pentingnya mengikuti arahan petugas, terutama saat kondisi alam seperti pasang-surut air laut dapat berubah dengan cepat dan berpotensi menimbulkan risiko.