Kamis, 22 Januari 2026

Hujan Deras Picu Banjir di Kabupaten Tangerang, Enam Kecamatan Terdampak


  • Senin, 12 Januari 2026 | 15:15
  • | News
 Hujan Deras Picu Banjir di Kabupaten Tangerang, Enam Kecamatan Terdampak genangan banjir yang melanda wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. (ANTARA)

KABUPATEN TANGERANG, ARAHKITA.COM – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, sejak Minggu (11/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah kawasan permukiman warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya enam kecamatan terdampak luapan air.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menyampaikan bahwa hingga Senin (12/1/2026) timnya menerima laporan 18 titik banjir yang tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Teluk Naga, Kosambi, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk, dan Sepatan.

“Sejak kemarin sampai hari ini, total ada 18 titik banjir yang terdata di enam kecamatan. Kami masih terus melakukan pembaruan data di lapangan,” ujar Ahmad Taufik saat dikonfirmasi di Tangerang.

Ia menjelaskan, ketinggian air yang merendam permukiman warga bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 140 sentimeter di lokasi tertentu. Menurutnya, selain hujan dengan intensitas tinggi, banjir juga dipicu oleh luapan sungai dan danau yang tidak mampu menampung debit air.

“Volume air meningkat cukup cepat karena saluran air dan badan sungai meluap. Hal ini membuat beberapa kawasan terendam cukup parah,” jelasnya seperti dikutip dari Antara.

BPBD mencatat, banjir tersebut berdampak pada lebih dari 1.000 jiwa atau sekitar 1.014 kepala keluarga (KK). Salah satu wilayah terdampak cukup berat berada di Perumahan Villa Tomang Baru, Desa Gelam Jaya.

“Di lokasi itu terdapat 23 rumah yang terendam, dengan ketinggian air mencapai 140 sentimeter,” ungkap Taufik.

Selain banjir, BPBD juga menerima laporan bencana lain berupa pohon tumbang dan rumah roboh yang terjadi di Kecamatan Sukamulya dan Gunung Kaler.

“Kami sudah menurunkan petugas untuk menangani pohon tumbang dan rumah roboh. Penanganan darurat terus kami lakukan demi keselamatan warga,” tutupnya.

Editor : M. Khairul

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru