Lebaran 2026 di Jakarta Lebih Hemat, Transportasi Umum Digratiskan


  • Jumat, 27 Februari 2026 | 23:10
  • | News
 Lebaran 2026 di Jakarta Lebih Hemat, Transportasi Umum Digratiskan MRT Jakarta. (merdeka.com)

JAKARTA, ARAHKITA.COM — Warga Jakarta punya alasan baru untuk tetap berlebaran di ibu kota. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan seluruh layanan transportasi umum akan gratis saat Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026.

Kebijakan ini mencakup seluruh moda transportasi publik, mulai dari MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, hingga layanan JakLingko. Artinya, masyarakat bisa beraktivitas, bersilaturahmi, dan menikmati suasana Lebaran tanpa perlu memikirkan ongkos transportasi.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyebut kebijakan ini sebagai upaya mendorong warga tetap merayakan Lebaran di Jakarta. Menurutnya, transportasi gratis dapat menjaga denyut aktivitas kota tetap hidup meski sebagian warga mudik ke kampung halaman.

Tak hanya itu, langkah ini juga diharapkan mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum. Dengan meningkatnya mobilitas saat Lebaran, penggunaan angkutan publik dinilai efektif untuk menekan potensi kemacetan di sejumlah titik Jakarta.

Jakarta Festive Wonder Ramaikan Ramadhan–Lebaran 2026

Untuk menyemarakkan suasana Ramadhan dan Lebaran, Pemprov DKI Jakarta juga kembali menggelar program Jakarta Festive Wonder sepanjang Maret 2026. Program ini akan melibatkan 101 pusat perbelanjaan di Jakarta dengan penawaran diskon hingga 70 persen.

Menariknya, pemerintah juga menyiapkan insentif pajak bagi pelaku usaha, sehingga potongan harga bisa diberikan lebih signifikan kepada masyarakat. Program ini diharapkan menjadi angin segar bagi warga sekaligus pelaku usaha ritel dan UMKM dikutip Antara.

Mengusung tema “Belanja Aman, Harga Terkendali, Lebaran Penuh Berkah”, Jakarta Festive Wonder berfokus pada tiga hal utama: menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menggerakkan sektor ritel dan UMKM.

Rangkaian kegiatan akan digelar di berbagai lokasi strategis, mulai dari pusat perbelanjaan di lima kota administrasi dan satu kabupaten di Jakarta, hingga Balai Kota, kantor wali kota, stasiun MRT, dan kantor kecamatan. Pemerintah Jakarta pun menargetkan kenaikan transaksi ritel minimal 20 persen selama periode Ramadhan 2026.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru