Loading
Ratusan mobil terjebak kemacetan di pintu keluar tol dan Jalan Yos Sudarso. (Antara)
JAKARTA, ARAHKITA.COM - Kemacetan panjang kembali melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (28/5/2026) sore. Antrean kendaraan, terutama truk trailer pengangkut kontainer, mengular dari kawasan pelabuhan menuju Jalan Raya Cilincing hingga Marunda dan Jalan Cakung Cilincing (Cacing).
Tak hanya kendaraan berat, mobil pribadi juga ikut terjebak dalam kepadatan lalu lintas yang terjadi sejak sore hari. Kondisi ini membuat arus kendaraan di sejumlah ruas utama Jakarta Utara berjalan sangat lambat.
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara langsung menurunkan personel ke sejumlah titik untuk mengurai kepadatan. Kemacetan diduga dipicu antrean aktivitas bongkar muat di kawasan depo truk kontainer yang berada di sekitar pelabuhan.
Baca juga:
Soeharto Dapat Gelar Pahlawan, Komnas HAM Ingatkan: Kasus Pelanggaran HAM Berat Tak Boleh Dihentikan“Kami sudah menempatkan personel di lokasi melakukan penguraian arus lalu lintas,” kata Kasi Ops Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Yulza Romadhoni, di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, sebanyak 10 personel diterjunkan ke lokasi yang menjadi titik utama kemacetan. Petugas fokus mengurai simpul-simpul kepadatan agar arus kendaraan bisa kembali bergerak normal.
“Kami tengah berupaya membuat arus lalu lintas berjalan,” ujar dia.
Kemacetan panjang terlihat dari arah Tanjung Priok menuju kawasan Marunda, Kecamatan Cilincing. Ratusan truk berukuran besar tampak mengantre dan nyaris tidak bergerak akibat padatnya kendaraan di sekitar depo kontainer.
Baca juga:
Satu Meninggal, 21 Warga Terpapar COVID-19, Satu RT di Cilincing Terapkan ‘Micro Lockdown’Dampak kemacetan bahkan meluas hingga Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Jakarta Utara menuju arah Pelabuhan Tanjung Priok. Kepadatan juga terjadi di akses keluar tol dari arah Cawang menuju Jalan Yos Sudarso.
Warga dan pengendara mengeluhkan kemacetan yang dinilai semakin sering terjadi di kawasan tersebut, terutama saat aktivitas logistik pelabuhan meningkat.
Sebelumnya, kondisi serupa juga sempat terjadi pada Senin (25/5). Saat itu, kemacetan panjang terjadi dari siang hingga malam hari di jalur sekitar Pelabuhan Tanjung Priok menuju Cilincing.