Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku: 22 Gardu GT Cikampek Disiapkan Arah Jakarta


  • Selasa, 24 Maret 2026 | 18:00
  • | News
 Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Berlaku: 22 Gardu GT Cikampek Disiapkan Arah Jakarta Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA/HO-Jasamarga

KARAWANG, ARAHKITA.COM – Arus balik Lebaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju Jakarta, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan berbagai strategi, salah satunya dengan mengoptimalkan operasional di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.

Langkah ini dilakukan seiring diberlakukannya rekayasa lalu lintas one way nasional, yang membentang dari KM 414 GT Kalikangkung (Tol Batang–Semarang) hingga KM 70 GT Cikampek Utama (Tol Jakarta–Cikampek).

Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh skema operasional untuk menghadapi lonjakan kendaraan selama arus balik Lebaran.

GT Cikampek Utama sendiri memegang peran krusial sebagai gerbang akhir kendaraan dari Trans Jawa sebelum memasuki wilayah Jakarta. Karena itu, pengaturan di titik ini menjadi kunci kelancaran arus lalu lintas.

Fokus ke Arah Jakarta, 22 Gardu Disiagakan

Untuk mengakomodasi lonjakan kendaraan dari arah timur, JTT menambah jumlah gardu transaksi yang melayani kendaraan menuju Jakarta.

Sebanyak 22 gardu tol dioperasikan khusus untuk arah Jakarta, sementara 8 gardu lainnya melayani arah sebaliknya (Trans Jawa). Pengaturan ini bersifat dinamis, mengikuti dominasi arus kendaraan di lapangan.

Strategi ini diharapkan mampu mempercepat distribusi kendaraan dan mengurangi antrean panjang di gerbang tol.

Siapkan GT Tambahan dan Mobile Reader

Tidak hanya itu, JTT juga menyiapkan pengoperasian GT Cikampek Utama 8 (Cikatama 8) sebagai jalur tambahan. Gerbang ini akan dibuka secara situasional jika terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan.

Untuk mempercepat transaksi, sebanyak 19 unit Mobile Reader (MR) juga disiagakan. Alat ini memungkinkan transaksi tol dilakukan lebih cepat, bahkan di tengah kondisi lalu lintas padat.

Petugas operasional pun dikerahkan di lapangan untuk membantu pengguna jalan, mengatur arus kendaraan, serta memastikan proses transaksi berjalan lancar.

Pemantauan Real Time untuk Antisipasi Kepadatan

Seluruh kondisi lalu lintas dipantau secara real time melalui jaringan CCTV yang terintegrasi dengan pusat pengendalian lalu lintas. Dengan sistem ini, JTT dapat segera mengambil langkah cepat jika terjadi kepadatan atau hambatan di lapangan.

Dengan berbagai upaya ini, JTT berharap arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, lancar, dan aman bagi seluruh pengguna jalan.

Editor : Farida Denura

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru