Polda Metro Jaya Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta


  • Senin, 15 Juni 2026 | 08:30
  • | News
 Polda Metro Jaya Siagakan 585 Personel Amankan Kunjungan Presiden Jerman di Jakarta Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. ANTARA

JAKARTA, ARAHKITA.COM - Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Senin (15/6/2026) dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Untuk memastikan kelancaran agenda tersebut, Polda Metro Jaya menurunkan 585 personel gabungan di berbagai titik strategis di Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto Senin (15/6/2026), menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan jaminan keamanan bagi tamu negara sekaligus menjaga kelancaran kegiatan diplomatik.

“Polda Metro Jaya menurunkan sebanyak 585 personel gabungan dari tingkat Polda dan Polres jajaran guna mengamankan rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman. Kami memastikan seluruh personel telah tergelar di titik-titik rute perlintasan dan lokasi acara agar agenda berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Dalam operasi pengamanan berskala besar ini, sebanyak 490 personel berasal dari jajaran Ditlantas, Ditsamapta, dan Ditintelkam Polda Metro Jaya. Sementara itu, 95 personel tambahan berasal dari Polres di wilayah hukum terkait.

Pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur pengamanan VVIP lainnya untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan berjalan tanpa gangguan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga menerapkan skema pengawalan ketat sekaligus pengaturan lalu lintas situasional di sejumlah ruas jalan utama Jakarta.

Rute yang menjadi perhatian pengamanan meliputi:

  • Halim Perdanakusuma
  • MT Haryono
  • Gatot Subroto
  • Asia Afrika
  • Jenderal Sudirman
  • MH Thamrin
  • Medan Merdeka Barat
  • Garnisun Dalam
  • Prof. Dr. Satrio
  • Medan Merdeka Utara
  • Jalan Perwira

Namun demikian, kepolisian menegaskan tidak akan melakukan penutupan jalan secara permanen.

Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas hanya dilakukan secara terbatas saat rombongan Presiden Jerman melintas.

“Penutupan jalan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya sangat terbatas dan situasional pada saat rombongan tamu kenegaraan melintas,” jelasnya.

Setelah rombongan lewat, arus lalu lintas akan kembali dibuka untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap normal.

Polda Metro Jaya juga meminta maaf atas potensi gangguan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal dan menggunakan jalur alternatif yang tersedia.

“Warga juga diminta mematuhi arahan petugas di lapangan,” tambah Budi.

Kunjungan Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia membawa agenda penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor.

Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, menegaskan bahwa kedua negara berkomitmen untuk memperkuat hubungan jangka panjang.

“Kami berkomitmen menjadi mitra jangka panjang dengan Indonesia yang siap mengatasi tantangan masa depan bersama,” ujarnya.

Pengamanan ketat oleh Polda Metro Jaya menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyambut kunjungan kenegaraan penting. Dengan pola pengawalan terukur dan rekayasa lalu lintas situasional, diharapkan agenda diplomatik berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas warga Jakarta.

Editor : Patricia Aurelia

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

News Terbaru