Loading
Polisi mengamankan seorang pria berinisial YM (43) pada Senin (15/6/2026), usai diduga melakukan aksi pemalakan terhadap pekerja di depan kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. ANTARA
JAKARTA, ARAHKITA.COM – Aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang pria berinisial YM (43) yang diduga melakukan aksi pemalakan terhadap pekerja di depan kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut sebelumnya viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold EP Hutagalung, menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait video yang beredar luas tersebut.
“Setelah menerima informasi terkait video viral, kami langsung memerintahkan jajaran Polsek Senen untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan. Hasilnya, seorang pria yang diduga terlibat berhasil diamankan untuk dimintai keterangan,” ujar Reynold EP Hutagalung di Jakarta, Selasa (16/6/2026).
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Minggu malam (14/6/2026) sekitar pukul 22.29 WIB. Saat itu, sebuah mobil bak terbuka berwarna hitam sedang terparkir di lokasi untuk kegiatan bongkar pasang spanduk atau banner di depan Pegadaian Kramat Raya.
Terduga pelaku, YM, yang berada di sekitar lokasi kemudian menegur para pekerja dan meminta kendaraan dipindahkan karena dianggap menghalangi area kerjanya. Namun, situasi tersebut diduga berkembang menjadi aksi pemalakan yang kemudian direkam dan menyebar luas di media sosial.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Senen bergerak cepat dan berhasil mengamankan YM di kediamannya di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada Senin pagi (15/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kapolsek Senen, Widodo Saputro, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap terduga pelaku untuk mengungkap fakta sebenarnya dalam kasus ini.
“Anggota Reskrim Polsek Senen sudah mengamankan yang bersangkutan. Kami lakukan pemeriksaan awal, termasuk pengecekan urine dan hasilnya positif mengandung methamphetamine (sabu),” kata Widodo Saputro.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa YM juga diduga mengonsumsi narkotika, sehingga penyidik masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait keterlibatannya dalam peristiwa tersebut.
Selain itu, polisi telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi di lokasi, hingga mengumpulkan bukti video yang beredar di media sosial.
Kapolres Metro Jakarta Pusat kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan aksi premanisme atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Jika melihat adanya tindakan yang mengarah pada tindak pidana, segera laporkan melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegas Reynold EP Hutagalung.