Loading
Kadis Pariwisata Ferdinand Evensius Edomeko sedang memberi sambutan dan mengatakan bahwa kebersihan adalah bagian dari Sapta Pesona. (Foto-Foto: Arahkita/Chen Chabarezy)
MAUMERE, ARAHKITA.COM – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka kembali menggelar kegiatan Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Pariwisata bersama 40 orang peserta utusan dari berbagai desa wisata di Kabupaten Sikka yang berlangsung selama tiga hari di Sea World Club Waiara, Kecamatan Kewapante, Maumere dari Kamis hingga Sabtu ( 27-29/6/2024)
Kadis Pariwisata Ferdinand Evensius Edomeko dalam sambutannya mengatakan bahwa kebersihan adalah bagian dari Sapta Pesona. Oleh sebab itu kata Even mari kita berlatih bersama, bagaimana memanajemen sampah dengan baik yang akan diberikan oleh instruktur dan narasumber yang berkompeten di bidang sampah.
Even juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan penuh sukacita agar sekembalinya dari kegiatan tersebut para peserta dapat menjaga dan mengelola sampah di destinasi pariwisata masing masing.
Sejalan dengan itu Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Sikka secara berkesinambungan melalukan pelatihan dan praktek penanganan kebersihan lingkungan dan pengolahan sampah khususnya di destinasi pariwisata.
Selanjutnya Kepala Bidang Pengembanngan Destinasi Pariwisata Kabupaten Sikka, Ermelinda E.Wonga,SE selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sanitasi dan pengolahan sampah secara berkelanjutan di Destinasi Pariwisata.
Fokus pengelolaan sampah baru tertuju pada masalah teknis, dampak lingkungan, ekonomi dan sosial, namun akar permasalahan utama yaitu permasalahn paradigma dan pola pikir belum menjadi pertimbangan banyak pihak dalam mengelolah sampah, ujar Even Edomeko.
Lebih jauh ia mengatakan bahwa manfaat dari kegiatan tersebut, menumbuhkan pemahaman masyarakat akan arti pentingnya pengelolaan kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan sesuai standat pariwisata.
Kegiatan ini menghadirkan nara sumber atau instruktur: Ferdinand Evensius Edomeko,S,Fil , Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka, Aqulinus S.Sos, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Sikka, Martha Muslin, Aktivis Lingkungan dan Pegiat masalah persampahan, Susilowati, pendiri bank sampah dan pelaku pariwisata, Kabid Persampahan pada DLH Kabupaten Sikka dan Bumdes Nenbura.
Peserta kegiatan ini berjumlah 40 orang terdiri dari utusan dari Desa wisata Kojadoi, Pemana, Parumaan, Gunung Sari, Wolowiro, Nenbura, Waihawa. Reroroja, Wodamude, Egon Buluk, Wairterang, Kampung Wuring Kelurahan Wolomarang.